Vaksin Pertama Cacar Monyet Disetujui WHO, Wilayah Darurat Mpox Prioritas Utama

virus monkeypox, cacar monyet, vaksin cacar monyet, vaksin mpox
Ilustrasi-Cacar Monyet/ Monkey Pox (TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

KOPENHAGEN, TEROPONGMEDIA.IDBavarian Nordic A/S (OMX: BAVA) mengumumkan telah memperoleh persertujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk prakualifikasi penggunaan vaksin cacar monyet IMVANEX ® (MVA-BN ® ) sebagai vaksin mpox pertama, pada 13 September 2024.

Mengutip laman Bavarian Nordic, Sabtu (14/9), vaksin MVA-BN diindikasikan untuk imunisasi aktif terhadap cacar, mpox, dan infeksi serta penyakit terkait orthopoxvirus pada semua orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.

Menurut rekomendasi dari WHO, MVA-BN dapat digunakan “off-label” pada bayi, anak-anak dan remaja, dan pada orang hamil dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dalam situasi wabah di mana manfaat vaksinasi lebih besar daripada potensi risikonya.

Untuk diketahui, obat off-label adalah obat di luar indikasi yang tertera dalam label dan belum atau di luar persetujuan oleh badan atau lembaga yang berwenang, atau jika di Indonesia adalah Badan POM.

Prakualifikasi atau sekunder, daftar penggunaan darurat merupakan prasyarat bagi pemerintah dan organisasi seperti Gavi, UNICEF, dan lainnya untuk mendapatkan dan mendistribusikan vaksin di negara-negara Afrika.

BACA JUGA: Situasi Darurat Kesehatan, WHO dan BPOM Telah Setuju Penggunaan Vaksin Mpox

Meskipun tujuan WHO adalah mengevaluasi vaksin mpox untuk daftar penggunaan darurat, badan tersebut telah menilai bahwa MVA-BN memenuhi kriteria untuk prakualifikasi penuh.

“Penilaian ini didasarkan pada informasi yang disampaikan oleh Bavarian Nordic, termasuk sertifikasi, laporan penilaian, dan opini positif yang dikeluarkan oleh European Medicines Agency (EMA), yang merupakan badan regulasi yang tercatat untuk vaksin ini,” demikian keterangan resmi pihak Bavarian Nordic yang berbasis di Kopenhagen, Denmark itu.

Awal pekan ini, MVA-BN juga menerima persetujuan sementara dari Otoritas Keamanan Obat dan Alat Kesehatan Selandia Baru, Medsafe dan persetujuan penuh dari Komite Federal Meksiko untuk Perlindungan Risiko Sanitasi, COFEPRIS.

Paul Chaplin, Presiden & CEO Bavarian Nordic, mengatakan, pihaknya sangat gembira bahwa vaksin mpox yang diproduksinya telah menerima prakualifikasi dari WHO.

Hal tersebut, kata dia, merupakan bukti kekuatan kualitas produk vaksinnya yang dihasilkan melalui berbagai penelitian, serta dalam kehidupan nyata.

“Sementara kami terus bekerja sama dengan WHO dan badan pengatur lainnya untuk memperluas persetujuan agar mencakup anak-anak, yang sangat terdampak oleh wabah mpox,” kata Paul.

Paul Chaplin menambahkan, pihaknya senang bahwa persetujuan ini akan membantu mempercepat akses ke vaksin bagi masyarakat di seluruh benua Afrika.

“Dan kami memuji WHO atas tinjauan dan tindakan cepat mereka untuk mewujudkan hal ini,” ungkap Paul.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025