Uya Kuya Beberkan Pengkhianatan oleh Orang Dekat soal Viral Joget DPR

Uya Kuya
Uya Kuya (Youtube curhat bang Denny Sumargo)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Artis sekaligus anggota DPR, Uya Kuya, mengutarakan kekecewaannya terhadap orang-orang yang disebutnya telah menikam dari belakang saat dirinya menjadi sorotan publik.

Dalam pernyataannya di podcast bersama Denny Sumargo (Densu) yang tayang baru-baru ini, Uya secara terbuka mengaku merasa dikhianati oleh teman-teman dekatnya sendiri di tengah gempuran hujatan netizen.

Kasus ini berawal dari video joget Uya Kuya di Gedung DPR yang viral pada pertengahan Agustus 2025. Aksi tersebut menuai kritik keras dari publik karena dianggap tidak pantas dan menyinggung kondisi rakyat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.

Tak lama setelah video itu beredar, rumah pribadinya di kawasan Jakarta Selatan dirampok dan dijarah oleh sekelompok orang tak dikenal, membuat situasi semakin memanas.

Merasa Ditusuk dari Belakang oleh Orang Dekat

Dalam perbincangan bersama Densu, Uya Kuya mengatakan, bahwa dirinya mengetahui sejumlah orang yang mengenalnya secara pribadi ikut menyerang dirinya di media sosial saat kasus tersebut ramai diperbincangkan.

“Jadi gue ngerti kalau teman-teman gue pada saat itu mendingan diam. Karena siapa pun yang membela gue atau cuma ngucapin prihatin aja diserang. Tetapi, yang bikin gue kecewa, orang-orang yang kenal dan tahu gue, justru malah ikut menghujat,” ujar Uya seperti dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, Rabu (5/11/2025).

Ia menyebut, sebagian besar orang yang ia maksud tidak menyerang secara langsung di akun pribadinya, melainkan berkomentar negatif di akun orang lain.

“Ikut menyerang, tetapi bukan di akun gue. Numpang di akun orang, tetapi ke gue baik-baik,” tambahnya dengan nada kecewa.

Antara Dukungan Palsu dan Provokasi Publik

Uya juga menuturkan bahwa dirinya semakin terluka secara emosional saat mengetahui bahwa orang-orang yang berpura-pura memberikan dukungan kepadanya justru turut menyebarkan komentar negatif di luar.

“Pas di depan gue bilang turut prihatin, tetapi di luar itu berkomentar jelek. Bahkan ada orang di Amerika yang pernah gue bantu juga, malah ikut memprovokasi nyuruh publik serang rumah gue,” tandasnya.

Pernyataan ini menimbulkan simpati dari sebagian netizen yang menilai bahwa Uya menjadi korban bullying massal di dunia maya.

Namun, sebagian lainnya tetap berpendapat bahwa tindakannya di DPR saat itu memang tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun