JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu berakhir meminta maaf terhadap publik, akibat perilakunya yang viral dinilai mencederai banyak pihak.
Ia meminta maaf atas videonya yang sedang menyetir yang direkam oleh seorang wanita, secara terang-terangan menyebut rencananya bepergian ke Makassar menggunakan “uang negara”.
Secara terbuka, Wahyudin meminta maaf terhadap masyarakat atas perkataan yang tidak pantas itu.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya memohonkan maaf atas video yang telah diviralkan di media Tiktok,’ Kata Wahyudin yang didampingi sang istri, dikutip dari unggahan video akun Instagram @rekam24.id, Sabtu (20/09/2025).
Ia mengklaim, pada video viral itu, tidak terbersit untuk menyinggung masyarakat, melainkan kesalahan pribadi.
Sebagai Anggota DPRD Gorontalo, dirinya menyatakan, siap merima risiko sebagai konsekuensi atas hebohnya video tersebut.
BACA JUGA:
Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang telah tersebar luas di media sosial, merekam seorang Anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Morido dengan menyebut, rampok uang negara menjadi viral.
Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @rekam24.id, anggota legislator daerah itu mengungkapkan celotehnya bersama seorang wanita di dalam mobil.
Terlihat dirinya mengatakan hal itu begitu menggebu-gebu tanpa sungkan diiringi dengan tawa di dalam mobil.
“Aman negara Makassar, kita ji. Kita ke Makassar menggunakan uang negara,” kata Wahyudin Morido dalam video, dikutip Sabtu (20/09/2025).
“Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan saja, biar negara ini semakin miskin,” tambahnya.
Terlihat gaya bicara dari sang Anggota DPRD Gorontalo itu begitu euforia. Diduga, hal demikian yang diutarakan akibat pengaruh minuman keras.
Pasalnya, dalam rekaman itu terlihat botol berwarna hijau yang diduga minuman beralkohol.
Tidak sampai di situ, aksi yang mencengangkan dilakukan oleh Wahyudin dengan membunyikan klakson beberapa kali. Padahal di depan kendaraanya, tak nampak ada kendaraan lain.
Anggota DPRD Gorontalo tersebut, juga tampak kegirangan dengan bernyanyi-nyanyi secara keras sembari menyetir.
(Saepul)











