Update Data Korban Bencana Aceh, Sumbar, Sumut, BNPB: 962 Meninggal, 291 Hilang

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – BNPB terus memperbarui data korban meninggal akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Selasa (9/12/2025) pukul 11.00 WIB, tercatat 962 orang meninggal dunia, 291 hilang, 5 ribu terluka. Hal ini berdasarkan dashboard penanganan darurat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Selain itu, tercatat 157,9 ribu rumah rusak di 52 kabupaten. Bencana ini juga merusak 425 rumah ibadah, 534 fasilitas pendidikan, 192 fasilitas kesehatan, 497 jembatan, dan 234 gedung/kantor.

Dukungan Psikososial Anak di Pos Pengungsian Sumbar

Dukungan psikososial terhadap anak-anak sangat dibutuhkan, salah satunya saat menghadapi situasi bencana. Hal ini dihadapi mereka yang tinggal di wilayah Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), yang terdampak banjir dan longsor.  Beberapa keluarga akhirnya mengungsi setelah tempat tinggalnya mengalami kerusakan.

Sejumlah anak tercatat mengungsi di fasilitas pendidikan, tepatnya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh. Pos pengungsian ini menampung 171 anak, sedangkan total keluarga berjumlah 481 KK atau 1.973 jiwa. Kelompok rentan selain anak-anak, tercatat lansia 71 orang, balita 36 orang, ibu hamil 6 orang dan disabilitas 1 orang. Para keluarga menempati ruang-ruang kelas di SDN tersebut.

Baca Juga:

Prabowo Suntik Rp 4 Miliar per Kabupaten untuk Penanganan Bencana Sumatera

Prabowo Restui Bantuan Rp60 Juta per Rumah untuk Korban Bencana Sumatera-Aceh

Anak-anak di pos pengungsian ini mendapatkan dukungan psikososial dari Kementerian Komunikasi dan DIgital (Komdigi) pada hari ini, Sabtu (6/12). Komdigi bekerja sama dengan Save the Children Indonesia dan Universitas Negeri Padang dalam penyelenggaraannya.

Kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan menyenangkan, agar anak-anak kembali bangkit, bersemangat dan mampu fokus menghadapi ujian sekolah pascabencana.

Melalui peran fasilitator, anak-anak di pengungsian diajak untuk bermain dan beraktivitas. Di samping itu ada sesi edukasi mengenai ruang digital bagi anak. Sesi tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mereka dapat menangkap pesan dan pengetahuannya. 

Selama kegiatan, beberapa orang tua anak turun mendampingi di sekitar tenda.

Dukungan psikososial ini menyasar tidak hanya anak-anak penyintas di SDN 02, tetapi juga di tiga titik pengungsian lain di Kota Padang. 

Peran Pentaheliks

Di atas merupakan potret kecil keterlibatan stakeholder dalam penanggulangan bencana. Dampak bencana banjir dan longsor (bansor) yang menerjang sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi (Sumbar) masih menyisakan duka. Di tengah situasi yang sulit, seperti kesedihan, kesusahan maupun keterbatasan, pentaheliks memiliki peran yang sangat penting untuk memulihkan kehidupan masyarakat.

BNPB menggarisbawahi pentingnya peran pentaheliks (pemerintah, termasuk pemerintah daerah, pakar atau akademisi, masyarakat, lembaga usaha dan media massa) dalam penanggulangan bencana di Tanah Air. Hal ini dapat secara konkret terlihat saat respons bencana bansor di Provinsi Sumbar. Pemerintah tidak akan mampu untuk menanggulangi katastrofe tanpa kepedulian dan keterlibatan banyak pihak.

Kolaborasi dan sinergi penanggulangan bencana diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti bantuan pangan, non-pangan, donasi uang maupun keahlian khusus atau hanya sekedar tenaga. Pentaheliks ini menjadi modal bangsa Indonesia dalam menghadapi setiap bencana. Mereka tidak hanya berasal dari wilayah Sumbar tetapi dari segala penjuru nusantara, baik individu, kelompok masyarakat, organisasi non-pemerintah hingga kementerian/lembaga. 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City