Update Data Korban Bencana Aceh, Sumbar, Sumut, BNPB: 1.090 Meninggal, 186 Hilang

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – BNPB terus memperbarui data korban akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, hingga Minggu (21/12/2025) pukul 12.00 WIB.

Tercatat sebanyak 1.090 orang meninggal dunia, 186 hilang, dan 7 ribu terluka. Hal ini berdasarkan dashboard penanganan darurat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Selain itu, tercatat 147.236 ribu rumah rusak di 52 kabupaten. Bencana ini juga merusak 434 rumah ibadah, 967 fasilitas pendidikan, 219 fasilitas kesehatan, 145 jembatan, 290 gedung/kantor, serta 1,6 ribu fasilitas umum.

Helikopter Droping Logistik via Sling Load

Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Aceh terus diperkuat. Sebuah helikopter Sikorsky dikerhkan untuk mengangkut bantuan logistik kepada warga terdampak.

Dengan metode sling load yakni bantuan diangkut menggunakan kawat tali baja yang kuat. Bantuan yang dapat diangkut mencapai 1,5 ton sekali sortie. Cara ini dapat menjangkau wilayah yang masih belum bisa diakses melalui jalur darat.

Baca Juga:

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Siapkan Regulasi Pemanfaatan Limbah Kayu Gelondongan

Menko PMK: Sejumlah Daerah di Sumatera Masuki Transisi Darurat, Pembangunan Huntara Dipercepat

794 Tenaga Kesehatan Layani Warga Aceh

Upaya percepatan pelayanan kesehatan juga terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh. Data sementara, hingga Jumat (19/12) sebanyak 794 tenaga kesehatan kini sudah dikerahkan dalam upaya pelayanan kesehatan bagi para warga terdampak di Provinsi Aceh.

Jumat (19/12) pagi juga sudah dikirimkan bantuan 20 tabung oksigen, 10 untuk RSUD Mayang Kute di Kabupaten Bener Meriah dan 10 untuk RSUD Datu Beru di Takengon Aceh Tengah dengan menggunakan pesawat melalui Lanud Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

Layanan Gratis Administrasi Kependudukan

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memberikan pelayanan gratis administrasi kependudukan bagi masyarakat, meliputi pencetakan KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran.

Layanan ini dihadirkan untuk memudahkan warga dalam memenuhi kebutuhan administrasi dasar, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga dapat segera mengakses berbagai layanan dan bantuan pemerintah.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pemulihan kehidupan masyarakat melalui pemenuhan hak administrasi kependudukan secara cepat dan mudah.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun