BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – UFC siap menggelar pertarungan bersejarah di halaman Gedung Putih pada Juni 2026 mendatang. Namun, biaya penyelenggaraan event yang menjadi bagian dari perayaan 250 tahun Amerika Serikat itu dipastikan tak murah.
Presiden & CEO UFC Dana White mengungkapkan, hanya untuk mengganti rumput di South Lawn Gedung Putih, pihaknya harus mengeluarkan sekitar $700.000 (sekitar Rp11 miliar). Angka itu baru sebagian kecil dari total biaya yang akan dikeluarkan.
“Tidak diragukan lagi, ini akan menjadi event paling menantang yang pernah kami lakukan. Dari stadion, lalu ke outdoor, yang sebenarnya paling saya benci. Tapi ya, kami akan melakukannya. Rumput saja $700.000 untuk diganti,” kata White melansir Sports Business Journal, Sabtu (4/10/2025).
UFC sebelumnya menghabiskan sekitar $20 juta untuk menggelar Noche UFC di Sphere, Las Vegas pada 2024. Namun, White belum membeberkan apakah UFC akan sepenuhnya menanggung biaya spektakuler event di Gedung Putih itu.
Baca Juga:
UFC Gedung Putih Bisa Jadi Panggung Comeback Conor McGregor
Selain pertarungan utama di halaman Gedung Putih dengan kapasitas 5.000-6.000 penonton, UFC juga merencanakan weigh-in di tangga Lincoln Memorial serta rangkaian fan events di Washington D.C. menjelang laga.
White mengatakan, event ini akan dilengkapi dengan struktur lengkung raksasa menyerupai St. Louis Arch yang dibangun di atas Octagon, lengkap dengan sistem pencahayaan untuk memastikan kamera tetap menangkap pemandangan ikonik Gedung Putih.
Awalnya kartu pertarungan ini direncanakan pada 4 Juli 2026, namun dimajukan ke Juni karena jadwal Presiden Donald Trump yang padat pada Hari Kemerdekaan.
Tak heran, kabar UFC “menyambangi” Gedung Putih langsung menjadi topik hangat di dunia MMA. Banyak petarung besar, baik secara terbuka maupun diam-diam, mulai melobi agar bisa masuk dalam fight card paling bersejarah tersebut.
(Budis)









