Tim SAR Gabungan Terus Upayakan Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon

Longsor Gunung Kuda Cirebon
Proses evakuasi korban Longsor Gunung Kuda Cirebon (Instagram @basarnas_bandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Kantor SAR Kelas A Bandung Ade Dian Permana dalampencarian korban hari kedua, Sabtu (31/5/2025) Timsar gabungan berhasil menemukan 3 Korban yang tertimbun.

“Ketiga korban yang ditemukan sore hari dalam kondisi MD langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Arjawinangun. Korban pertama jenis kelamin Laki-laki ditemukan pukul 16.36 WIB, korban kedua jenis kelamin laki-laki ditemukan pukul 17.17 WIB dan korban ketiga jenis kelamin laki-laki ditemukan pukul 17.20 WIB. Ketiganya dievakuasi dalam kondisi MD dan di bawa ke RSUD Arjawinangun,”kata Ade dalam keterangan terulisnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Tim SAR Gabungan melakukan Sector Assessment menggunakan UAV Thermal sebelum petugas bekerja, serta pemetaan Potensi Bahaya dan Penilaian Resiko dengan PVMBG/ESDM/Engineer PT. Indocement memastikan area kerja aman.

Baca Juga:

Longsor Gunung Kuda Cirebon, ESDM Jabar Sebut Sudah Peringatkan Berkali-kali

Lokasi Tambang Gunung Kuda Cirebon Masuk Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi

“Dengan ditemukannya korban hari ini maka data sementara korban selamat : 6 Orang, MD : 17 Orang dan dalam pencarian 8 orang,”pungkas Ade.

Badan Geologi menyebutkan tambang galian C Gunung Kuda Terletak pada Peta Zone Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi yang tinggi adalah wilayah yang mempunyai proporsi probabilitas kejadian gerakan tanah lebih besar dari 50 % dari total populasi kejadian

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid mengatakan Zona kerentanan gerakan tanah tinggi merupakan wilayah yang sering mengalami kejadian gerakan tanah.

“Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak akibat curah hujan tinggi dan/atau gempabumi,” kata Wafid dalam keterangan tertulisnya yang diterima Teropongmedia,Jumat (30/5/2025).

Lebih lanjut Wafid menjelaskan, Pada umumnya kisaran kemiringan lereng dari terjal (17 s.d. 36 derajat) sampai curam (> 36 derajat), tergantung pada kondisi geologi setempat dan lereng yang dibentuk oleh bahan timbunan.

Seperti diketahui, Peristiwa longsor terjadi di kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon pada Jumat (30/5) sekitar pukul 10.09 WIB. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026