Ternyata Setoran PAD Tambang Gunung Kuda Cirebon Sangat Minim, Tak Sampai 8 Juta Per Bulan

Setoran PAD Tambang Galian C Gunung Kuda Cirebon - Instagram BPBD Jabar
Ilustrasi (Instagram BPBD Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, mengungkapkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas tambang galian C Gunung Kuda sangat kecil, meski kegiatan penambangan telah berlangsung cukup lama.

Plt Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon Sudiharjo mengungkapkan, setoran PAD dari pengelolaan tambang Gunung Kuda yang dilakukan sebuah koperasi pesantren hanya mencapai Rp6-7 juta per bulan.

“Perhitungan pajak kami lakukan berdasarkan jumlah ritase truk pengangkut material yang keluar dari lokasi tambang,” jelas Sudiharjo.

Namun, pihaknya mengakui kesulitan dalam melakukan pengawasan akurat di lapangan karena hanya bisa memungut berdasarkan laporan ritase dari pengelola.

“Keakuratan data menjadi tantangan karena keterbatasan pengawasan,” ujarnya.

Sudiharjo menilai potensi ekonomi di kawasan tambang seharusnya bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah.

“Dari perputaran ekonomi yang terlihat, angka Rp7 juta per bulan sangat tidak sebanding. Potensi sebenarnya jauh lebih besar,” tegasnya.

Pembayaran terakhir dari pengelola tercatat hingga April 2025, sementara aktivitas pengangkutan material terus berjalan sebelum terjadi longsor di Gunung Kuda.

BACA JUGA

Tambang Gunung Kuda Cirebon Ditutup Total, Warga Dilarang Mendekat! Ini Alasannya

Pascapenetapan Dua Tersangka Longsor Gunung Kuda Ciebon, Polisi Dalami Keterlibatan Pihak Lain

Saat ini Pemkab Cirebon sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema pungutan pajak dan tata kelola pertambangan.

“Kami akan menindaklanjuti persoalan ini untuk memastikan keadilan bagi daerah dalam memperoleh hak dari potensi sumber daya yang ada,” pungkas Sudiharjo.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian