Pemilik dan Kepala Teknik Tambang Gunung Kuda Resmi Tersangka!

korban longsor gunung kuda cirebon
(Dok. Humas Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

CIREBON, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus longsor di area galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang.

Tragedi yang terjadi pada Jumat (30/5/2025) lalu itu menewaskan 17 penambang dan beberapa korban masih dinyatakan hilang.

Kapolresta Cirebon Komisaris Besar Sumarni mengungkapkan kedua tersangka tersebut adalah pemilik tambang berinisial K dan kepala teknik tambang berinisial AR.

Tersangka AK adalah Ketua Koperasi Al-Azariyah, serta AR selaku Kepala Teknik Tambang bertugas sebagai pengawas operasional di lapangan.

“Kami telah menetapkan keduanya sebagai tersangka berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan,” jelas Sumarni, Minggu (1/6/2025).

Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis meliputi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, mereka juga dikenai UU Keselamatan Kerja, UU Ketenagakerjaan, UU Minerba, serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian mengakibatkan kematian.

“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan pertanggungjawaban hukum yang sepenuhnya,” tegas Sumarni.

BACA JUGA

Diperkirakan Tertimbun Bongkahan Batu Besar, Evakuasi Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Dilanjut

Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Dipastikan Dapat Santunan

Longsor di lokasi tambang ilegal tersebut terjadi pada akhir Mei lalu, menimbulkan korban jiwa dan mengekspos praktik penambangan yang tidak memenuhi standar keselamatan. Proses pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan oleh tim gabungan.

Polisi mengimbau masyarakat dan pelaku usaha tambang untuk selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Tim DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Korban

Di sisi lain, dalam upaya mengidentifikasi korban tewas akibat longsor di pertambangan Gunung Kuda, Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) gabungan Polresta Cirebon dan Polda Jawa Barat melakukan pengambilan sampel DNA keluarga korban pada Sabtu (31/5/2025). Proses pengambilan sampel dimulai pukul 11.00 WIB di sekitar lokasi bencana.

Dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polresta Cirebon AKP Ilyas, tim forensik mengambil sampel cairan mukosa mulut (bucal swab) dari keluarga korban untuk kebutuhan pencocokan dengan jenazah yang ditemukan di lokasi tragedi.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban.

“Proses identifikasi harus dilakukan secara ilmiah dan akurat. Ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan setiap korban dapat dikembalikan kepada keluarganya dengan identitas yang tepat,” ujar Sumarni.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi puluhan korban longsor yang masih dalam proses evakuasi.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kami memohon kesabaran dan pengertian dari keluarga korban. Setiap tahapan dalam proses identifikasi ini kami lakukan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan kepastian,” tambah Kapolresta.

Pihak kepolisian juga mengimbau keluarga korban yang belum memberikan sampel DNA untuk segera berkoordinasi dengan tim DVI guna kelancaran proses identifikasi.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian