Terendah dalam 2 Dekade, Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 23,85 Juta

Terendah dalam 2 Dekade, Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 23,85 Juta
Warga beraktivitas di kawasan Kebon Melati, Jakarta, Kamis (17/2/2022). (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebanyak 23,85 juta orang, setara 8,47 persen dari total penduduk pada September 2024.

Jika dibandingkan dengan September 2024 yang sebanyak 24,06 juta orang atau 8,57 persen dari total penduduk, jumlah penduduk miskin turun 0,10 persen atau sekitar 200 ribu orang.

“Angka kemiskinan di 2025 merupakan terendah selama dua dekade terakhir. Kami mencatatnya, karena BPS, kan, hanya mencatat dan mencermati dari sisi angkanya,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, dalam Konferensi Pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).

Tidak hanya itu, jumlah penduduk miskin Maret 2025 juga mengalami penurunan setelah sempat melonjak pada September 2022 lalu, di mana saat itu mencapai 26,36 juta orang atau setara 9,57 persen dari total penduduk masuk dalam kategori miskin.

Baca Juga:

BPS Sebut Timah Bangka Belitung Jadi Penentu Harga Global

BPS: Ada 23 Ribu Pengangguran di Ciamis, Job Fair 2025 Sediakan 1.150 Lowongan Kerja

“Sejak Maret 2023 sampai dengan Maret 2025 kemiskinan berangsur mengalami penurunan,” imbuhnya.

Jika dirinci, jumlah penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2025 sebesar 6,73 persen, naik dari posisi September 2024 yang hanya sebanyak 6,66 persen. Sementara itu, jumlah penduduk miskin di pedesaan turun dari yang di September 2024 sebanyak 11,34 persen menjadi 11,03 persen.

Kendati jumlah penduduk miskin di pedesaan mengalami penurunan, BPS mengakui disparitas kemiskinan antara penduduk perkotaan dan pedesaan masih lebar.

“Secara umum, indeks kedalaman kemiskinan di Maret 2025, silakan dilihat di grafiknya, ini tidak banyak berubah (sebesar 1,365). Sementara indeks keparahan kemiskinan atau P2 mengalami penurunan dibandingkan dengan September 2024 (di Maret 2025 0,319). Nah, yang menariknya, jika kita lihat berdasarkan wilayahnya, indeks kedalaman kemiskinan pada Maret 2025 mengalami peningkatan,” kata Ateng.

Pada Maret 2025, indeks kedalaman kemiskinan di perkotaan tercatat sebesar 1,061 naik dari posisi September 2024 yang sebesar 0,981. Sebaliknya, indeks kedalaman kemiskinan di pedesaan turun dari posisi 1,918 pada September 2024 menjadi hanya 1,811 pada posisi Maret 2025.

Di sisi lain, indeks keparahan kemiskinan justru sebaliknya. Di perkotaan, indeks keparahan kemiskinan tercatat sebesar 0,245 pada Maret 2025, naik dari September 2024 sebanyak 0,215. Sedangkan di pedesaan, indeks keparahan kemiskinan tercatat sebesar 0,476 pada September 2024 dan turun menjadi 0,427 pada posisi Maret 2025.

“Itu dari sisi indeks kedalaman dan juga indeks keparahan kemiskinan,” tukas Ateng. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City