Tere Liye Bela Dwi Saset Alumni LPDP, Kritik Keras Cara Pandang Netizen +62

tara liye dwi saset
(X/aenimadit)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Di tengah derasnya hujatan terhadap alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya Arya Iwantoro, penulis kondang Tere Liye justru mengambil posisi berbeda.

Penulis novel best seller Hafalan Sholat Delisa itu memberikan pembelaan terbuka terhadap Dwi yang videonya viral karena pernyataan “cukup saya saja yang WNI”.

Kritik Keras untuk Netizen

Melalui akun media sosialnya, pria bernama asli Darwis itu menilai reaksi publik terhadap kasus tersebut sudah berlebihan.

“Apa sih dosanya? Sy mulai kesal melihat kasus ini. Lebay. Coba dijawab pertanyaan sederhana ini: ‘Apa sih dosa dari orang ini saat anaknya jadi WNA? Dia nyuri? Dia korup? Dia zolim?’” tulis Tere Liye di Facebook, dikutip Rabu (25/2/2026).

Pernyataan itu langsung memantik diskursus baru di ruang publik digital.

Bantah Tiga Tuduhan Utama

Dalam ulasannya, Tere Liye secara sistematis membantah tiga tudingan yang ramai diarahkan kepada Dwi Sasetyaningtyas.

Ia mengakui bahwa Dwi memang penerima beasiswa LPDP yang dananya berasal dari APBN. Namun menurutnya, banyak warga Indonesia lain juga menerima berbagai bantuan negara.

“Iya, itu betul… Ratusan juta rakyat netek ke anggaran negara,” tulisnya, seraya mempertanyakan kontribusi publik secara lebih luas.

Soal Tuduhan Menjelekkan Indonesia

Tere Liye juga menilai tudingan bahwa Dwi telah merugikan citra Indonesia tidak tepat sasaran.

Menurutnya, pihak yang benar-benar merusak bangsa adalah pelaku korupsi dan praktik kotor lainnya, bukan individu yang menyampaikan opini pribadi di media sosial.

“Hanya karena dia bilang, cukuplah sy sj yg WNI, itu sih pendapat dia,” tegasnya.

Sindir Balik Pengkritik

Tak berhenti di situ, Tere Liye bahkan menyentil para pengkritik yang menuduh Dwi haus validasi.

Ia menilai banyak pengguna media sosial sebenarnya melakukan hal serupa.

“Kamu jugaaa haus validasi. Coba cek deh akun medsos masing2,” tulisnya.

Ia juga menyindir dengan membandingkan dirinya yang mengaku jarang menampilkan wajah di media sosial selama dua dekade terakhir.

Baca Juga:

44 Awardee Kena Sanksi! LPDP Mulai Tagih Pengembalian Dana Beasiswa

Prabowo Minta Evaluasi Total Beasiswa KIP dan LPDP

Soroti Kemarahan yang Dinilai Pilih-Pilih

Lebih jauh, Tere Liye menyoroti fenomena kemarahan publik yang menurutnya tidak proporsional.

Ia mempertanyakan mengapa isu video LPDP bisa meledak besar, sementara isu-isu strategis seperti program pemerintah, pelemahan lembaga antikorupsi, hingga kerusakan lingkungan justru kurang mendapat perhatian.

Ajakan refleksi itu menjadi penutup pernyataannya.

“Apa sih dosa dari orang ini? Apakah dia nyuri? Korup? Zolim? Jika tidak? Duh, abaikan sj video haus validasinya,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
DSC09705
DPRD Kota Bekasi Peringati HUT ke-29, Tegaskan Sinergi untuk Wujudkan Kota yang Semakin Maju dan Sejahtera
WhatsApp Image 2026-04-21 at 10.15
DPRD Kota Bekasi Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas
WhatsApp Image 2026-06-22 at 16.00
DPRD Kota Bekasi Apresiasi Pentas Seni SDN Kali Baru III, Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berprestasi
WhatsApp Image 2026-06-25 at 15.49
DPRD Kota Bekasi Perketat Pengawasan Penyaluran Dana Hibah RW Rp100 Juta Tahun Anggaran 2026
DSC06952
DPRD Kota Bekasi Minta Klarifikasi Dugaan Pemotongan TPP dan Pelecehan Seksual di Satpol PP
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital
WhatsApp Image 2026-07-07 at 15.13
Farhan Salurkan Bantuan Baznas Rp25 Juta untuk Korban Kebakaran Ponpes Al-Falah Dago