Tarik Pernyataan Naik Gaji, Wakil Ketua DPR Blunder?

nasib adies kadir
(Instagram/adies.kadir)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir menegaskan, tidak ada penambahan gaji maupun tunjangan bagi anggota legislatif.

Hal itu ditegaskan, setelah melakukan pengecekan langsung ke Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI. Pernyataan ini sekaligus memperbaiki informasi sebelumnya yang menyebut adanya kenaikan tunjangan bagi anggota dewan.

“Kemudian saya ingin klarifikasi terkait dengan kemarin ada beberapa hal yang saya salah memberikan data, setelah saya cek di kesetjenan, ternyata, tidak ada kenaikan, baik itu gaji maupun tunjangan seperti saya sampaikan,” kata Adies saat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/08/2025).

Ia juga membantah, soal kabar kenaikan tunjangan beras yang diterima oleh para anggota dewan. Ia menegaskan bahwa tunjangan tersebut tidak pernah mengalami perubahan sejak lebih dari satu dekade lalu.

“Tunjangan beras itu tidak ada kenaikan sejak tahun 2010, itu sebesar Rp200.000 kurang lebih per bulan. Jadi itu saja yang ingin saya klarifikasi,” ujar Adies.

Lebih lanjut, Adies menjelaskan bahwa saat ini anggota DPR memang mendapatkan tambahan berupa tunjangan perumahan senilai Rp50 juta per bulan. Namun, ia menyebut bahwa tunjangan ini diberikan sebagai kompensasi karena tidak lagi disediakan rumah dinas.

BACA JUGA:

Ahmad Sahroni Klaim Tunjangan Rp 50 Juta DPR Kembali ke Rakyat, Bener Nih?

Ahok Respon soal Tunjangan Menggiurkan DPR: Jangan Cuma Mau Nerima Gaji!

“Itu karena rumah dialihfungsikan oleh Sekretariat Negara, jadi anggota yang baru tidak mendapat lagi rumah dinas, dan diberikan tunjangan perumahan,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya, Adies sempat menyatakan bahwa terjadi penyesuaian terhadap beberapa jenis tunjangan, meskipun bukan pada gaji pokok.

Ia menyebut adanya kenaikan tunjangan beras menjadi sekitar Rp12 juta per bulan dari sebelumnya Rp10 juta, serta peningkatan tunjangan bahan bakar kendaraan dari Rp4–5 juta menjadi Rp7 juta per bulan. Namun kini, pernyataan tersebut ia ralat setelah mendapatkan informasi resmi dari Setjen DPR RI.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar