BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Target tinggi tak lagi disematkan kepada Timnas Indonesia U-23 untuk ajang SEA Games Thailand 2025. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa berdasarkan evaluasi internal, cabang olahraga sepak bola putra tidak masuk dalam proyeksi medali emas.
Erick menyampaikan hal tersebut usai menerima laporan lengkap dari Tim Evaluasi Kemenpora, yang berisi prediksi raihan medali seluruh cabang olahraga yang akan diikuti kontingen Indonesia tahun depan.
“Dari evaluasi tim Kemenpora, PSSI putri itu perunggu, lalu di putra itu tidak salah perak. Jadi itu yang disampaikan ke kami,” ujar Erick di Kantor Kemenpora, dikutip Minggu (23/11/2025).
Target Menurun untuk Timnas U-23
Penurunan target ini berbanding terbalik dengan pencapaian Timnas U-23 pada SEA Games 2023 silam, ketika skuad Garuda meraih medali emas usai menang dramatis atas Thailand dengan skor 5-2 di final.
Namun, dengan situasi komposisi pemain, dinamika kompetisi, serta hitungan realistis yang disusun tim analisis, Kemenpora hanya memberikan target medali perak kepada Timnas U-23. Sementara Timnas Putri Indonesia diberi target medali perunggu.
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025
Potensi Medali Emas Indonesia dari 17 Cabor Lain
Meski tidak menargetkan emas dari sepak bola, Erick menyebut Indonesia masih memiliki peluang besar dari sejumlah cabang olahraga unggulan.
Dari 17 cabor yang diikuti, beberapa di antaranya berpotensi menyumbang emas:
- Angkat besi: 4 emas
- Panahan: 4 emas
- Bulutangkis: 2 emas
- Akuatik: 3 emas
- Judo: 1 emas
- Taekwondo: 1 emas
- Atletik: 4 emas
- Cabor lain: masih dalam proses pemetaan
“Jadi di 17 cabor itu mesti ada emasnya,” kata Erick.
Indonesia Diproyeksikan Finis Peringkat Tiga
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, Tim Kemenpora memprediksi Indonesia akan meraih sekitar 80-an medali emas, angka yang disebut Erick sesuai dengan target klasik kontingen Merah Putih, yaitu berada di peringkat ketiga klasemen akhir SEA Games.
“Kalau di 80-an itu sama seperti target sebelumnya: ranking tiga,” ujar Erick.
(Budis)











