BANDUNG, TEROPONGMEDI.ID – Aprilia Racing menghadapi tantangan berat menjelang seri penultima MotoGP 2025 di Portimão. Absennya Jorge Martin karena cedera bahu membuat seluruh harapan tim kini bertumpu pada satu nama, Marco Bezzecchi, sang penopang utama Aprilia yang masih berjuang mempertahankan posisi tiga besar dunia.
Keputusan Aprilia untuk tidak menurunkan Martin diumumkan jelang keberangkatan tim menuju Portugal. Pembalap Spanyol itu belum pulih sepenuhnya dari cedera bahu kanan yang ia derita setelah kecelakaan di sprint race MotoGP Jepang. Insiden tersebut melibatkan rekan setimnya sendiri, Bezzecchi, di tikungan pertama yang berakhir dengan patahnya tulang bahu Martin dan operasi darurat.
“Jorge belum dalam kondisi fit untuk kembali. Keselamatan dan pemulihan penuh adalah prioritas kami. Kami ingin dia kembali dalam kondisi terbaik musim depan,” tulis Aprilia Racing dalam pernyataan resmi, dikutip Rabu (29/10/2025).
Dengan absennya Martin, Aprilia akan menurunkan Lorenzo Savadori sebagai pengganti sementara. Namun, peran Savadori diyakini sebatas melengkapi data teknis. Beban sesungguhnya berada di pundak Bezzecchi, pembalap yang kini menjadi tulang punggung Aprilia dalam mempertahankan posisi tim di papan atas klasemen konstruktor.
Baca Juga:
Dua Murid Valentino Rossi Saling Sikut di MotoGP Malaysia, Alex Marquez Bidik Runner-up
Bezzecchi menunjukkan grafik performa impresif di paruh kedua musim. Setelah tampil cepat di Australia dengan kemenangan sprint dan podium ketiga di balapan utama, ia memang sedikit menurun di Malaysia, finis keenam di sprint dan ke-11 dalam race utama. Meski begitu, hasil itu masih cukup menjaga posisinya di peringkat ketiga klasemen dunia dengan 291 poin, unggul tipis dari Francesco Bagnaia.
Mentalitas Bezzecchi sebagai pejuang sejati VR46 Riders Academy membuat Aprilia tetap optimistis menghadapi GP Portugal. Dalam beberapa seri terakhir, pembalap asal Rimini itu dikenal mampu memaksimalkan motor RS-GP meski dalam situasi sulit, termasuk ketika Martin absen di Jepang dan Thailand.
Absennya Martin juga menandai semakin panjangnya daftar pembalap papan atas yang menutup musim lebih awal. Sebelumnya, juara dunia Marc Marquez memilih mengakhiri musim setelah kecelakaan di Mandalika dan kini fokus pada pemulihan menuju MotoGP 2026.
Sementara itu, bagi Aprilia, seri di Sirkuit Algarve pada 7–9 November 2025 nanti menjadi ajang pembuktian. Mereka ingin memastikan bahwa walau kehilangan satu bintang, semangat tim tetap menyala lewat Bezzecchi yang kini berdiri sendiri di garis depan, membawa harapan tim Italia itu tetap bersinar di penghujung musim.
(Budis)











