Tangis Sri Mulyani Pecah Usai Pamit ke Ratusan PNS di Kemenkeu

sri mulyani pamitan
(doc.tangkapan instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sri Mulyani menangis usai melepas jabatan menteri keuangan (menkeu) dan berpisah dengan para aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkeu.

Mulanya, Sri Mulyani berkaca-kaca saat pegawai Kementerian Keuangan memberikan pesan perpisahan untuknya. Para ASN Kemenkeu itu kemudian menyanyikan lagu ‘Bahasa Kalbu’ milik Ruth Sahanaya dan Titi DJ.

“Semangat Ibu (Sri Mulyani) akan menjadi pelita, menerangi perjalanan kami ke depannya. Terima kasih, ibu!” ucap salah satu perwakilan pegawai kepada Sri Mulyani di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).

Wanita yang akrab disapa Ani itu tampak tak kuasa menahan air mata. Sri Mulyani bahkan sampai harus ditenangkan sang suami, yakni Tonny Sumartono. Ani juga menggunakan tisu untuk menyeka air mata tersebut.

Perpisahan itu berlangsung usai serah terima jabatan (sertijab) menkeu dari Sri Mulyani kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya adalah menkeu baru pilihan Presiden Prabowo Subianto yang dilantik pada 8 September 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga:

IHSG Langsung Anjlok usai Sri Mulyani Direshuffle

Sertijab Menkeu Baru Digelar Hari Ini, Dihadiri Petinggi BI Hingga OJK!

Purbaya sebelumnya mengisi jabatan ketua dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia langsung mengajukan pengunduran diri dari LPS saat diminta Presiden Prabowo Subianto mengisi pos menteri keuangan.

Akan tetapi, sejumlah pernyataan Purbaya langsung menuai sorotan netizen. Salah satunya terkait tuntutan 17+8 yang disuarakan rakyat Indonesia, baik di media sosial maupun aksi demonstrasi. Ia pun langsung meminta maaf usai sertijab.

“Ini kan saya masih pejabat baru di sini, menterinya juga menteri kagetan. Jadi, kalau ngomong, kalau kata Bu Sri Mulyani gayanya koboi. Waktu di LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sih enggak ada yang monitor, jadi saya tenang. Ternyata di (Kementerian) Keuangan beda, bu. Salah ngomong langsung dipelintir sana-sini. Jadi, saya kemarin kalau ada kesalahan, saya mohon maaf, ke depan akan lebih baik lagi,” bebernya selepas sertijab.

Menkeu Purbaya sebelumnya menyebut tuntutan 17+8 adalah suara sebagian kecil rakyat Indonesia. Ia yakin bisa meredam demo tersebut, andai perekonomian tanah air tembus 6 persen-7 persen.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026