Tak Kapok! Gus Miftah Kembali Gunakan Kata Kasar di Pengajian

Gus Miftah
(Tangkap Layar YouTube DAKWAH PEDIA)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Belum genap sebulan setelah peristiwa mengolok-olok penjual es teh di Magelang, Gus Miftah kembali menuai kontroversi dengan melontarkan kata-kata kasar saat mengisi acara pengajian di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024).

Dalam acara tersebut, Gus Miftah mengungkapkan kekesalannya karena tidak diakui sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

“Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara modal aja enggak mau. Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin,” kata Gus Miftah.

Suami Ning Astuti ini kemudian menyindir balik beberapa pihak yang mengambil keuntungan dengan mengaku-aku sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

“Sekarang semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya. Malah cari untung, bikin proposal kesana-sini tapi hasilnya enggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jancuk banget,” tutur Gus Miftah.

Penggunaan kata-kata kasar Gus Miftah kembali menuai kritik. Dia dianggap tidak berubah meskipun telah viral karena kontroversi sebelumnya terhadap Yati Pesek dan penjual es teh.

Hanum buka suara

Hanum Rais, anggota keluarga Amien Rais, bahkan telah memprediksi perilaku Gus Miftah yang dianggap tidak berubah. Pada awal Desember 2024, Hanum mengungkap bahwa Gus Miftah tidak memiliki penyesalan yang tulus atas tindakannya mengolok-olok penjual es teh dan Yati Pesek.

“Di era segala macam divideoin, kejadian Taim menghina penjual es teh tidak akan menghasilkan penyesalan murni,” ujar Hanum Rais.

Alih-alih menyesal, adik Hanafi Rais itu justru menyesal karena adegan tersebut terekam kamera sehingga tersiar ke publik.

“Sosok seperti Taim hanya menyesal, ‘kenapa sih harus terekam?’. Next, mungkin tidak diperbolehkan lagi ada kamera merekam di acara olok-olok berkedok pengajian ini,” sambung Hanum Rais.

BACA JUGA : Gus Miftah Tolak Tawaran Zulkifli Hasan Jadi Gubernur Lampung

Oleh karena itu, Hanum menilai akan kembali mengolok-olok orang dan berceramah memakai kata-kata kasar di kemudian hari.

“Dan sesal? No, itu sudah watak. Pasti akan mengulanginya lagi ketika tidak ada sorot,” ucap Hanum Rais, dari akun @hanumrais pada Senin (16/12/2024).

Kontroversi Gus Miftah ini kembali memicu perdebatan di masyarakat. Banyak yang mempertanyakan kredibilitas dan perilaku sebagai seorang tokoh agama.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar