Tak Gentar Dipangkas Rp12,7 Triliun, Menteri PU Pilih Fokus Eksekusi Program

penggeledahan Kementerian PU
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Instagram/lensaspot)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan tidak akan melakukan negosiasi terkait kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai Rp12,7 triliun di kementeriannya. Ia memilih menjalankan arahan pemerintah secara optimal dibanding mempertanyakan keputusan tersebut.

Menurut Dody, kebijakan yang diambil Presiden Prabowo Subianto pasti telah melalui pertimbangan matang, sehingga sebagai pembantu Presiden, dirinya berkewajiban mengeksekusi kebijakan dengan penuh tanggung jawab.

“Menurut saya sih enggak perlu negosiasi, buat apa negosiasi? Kalau disuruh kerja ya kerja. Kalau enggak ada anggaran, ya kita sampaikan apa adanya,” ujarnya di Jakarta.

Dody mengaku tidak khawatir dengan pemangkasan anggaran tersebut. Ia menilai pengalaman menghadapi efisiensi pada tahun sebelumnya menjadi bekal penting untuk tetap menjalankan program secara efektif.

Ia juga menaruh kepercayaan besar pada jajaran direktur jenderal di kementeriannya yang dinilai memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat, termasuk mengubah strategi pembangunan.

Baca Juga:

Efisiensi Anggaran Capai Rp1,548 Triliun, Pemprov DKI Alokasikan ke Program Prioritas Pramono-Rano

Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah pengalihan fokus ke infrastruktur berbasis masyarakat. Program ini dinilai lebih langsung menyentuh kebutuhan rakyat, terutama kelompok menengah ke bawah.

“Dirjen-dirjen saya ini jagoan semua. Mereka bisa dengan mudah menyesuaikan program, termasuk memperkuat infrastruktur berbasis masyarakat,” jelasnya.

Meski anggaran terbatas, Dody memastikan program yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Ia menilai pembangunan jenis ini mampu memberikan efek ekonomi nyata di tengah kondisi global yang menantang.

Lebih lanjut, Dody juga menegaskan tidak ada rencana untuk melakukan komunikasi khusus dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait efisiensi tersebut.

“Saya enggak ada rencana ketemu. Kita sudah punya pengalaman sebelumnya, jadi aman,” tegasnya.

Sebagai informasi, pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2026 mengalami penyesuaian dari Rp118,89 triliun menjadi Rp106,18 triliun. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas fiskal dan mengendalikan defisit APBN di tengah dinamika global.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City