BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Setelah viral dengan kontroversi masak rendang 200 kg di Palembang, kreator konten Willie Salim kini kembali dengan rencana membuat konten memasak.
Melalui akun Instagram pribadinya, Willie mengumumkan bahwa ia akan mengadakan buka puasa bersama dengan warga di Semarang, Jawa Tengah.
Namun, sebelum mengumumkan rencana barunya, Willie lebih dulu membagikan momen emosional saat menerima kabar bahwa masjid yang pernah dibangunnya kini telah digunakan warga untuk salat tarawih.
Seorang warga yang merasa terbantu menyampaikan rasa terima kasih kepada Willie karena kontribusinya dalam pembangunan tempat ibadah tersebut.
“Alhamdulillah, jujur aku bahagia banget pas denger kabarnya. Jadi akhir tahun lalu, aku ada bantu pembangunan masjid,” ungkap Willie dalam unggahannya pada Selasa (25/3/2025).
Persiapan Buka Puasa Bersama di Semarang
Setelah sukses membangun masjid, Willie kini berencana untuk mengadakan acara buka puasa bersama di Semarang sekaligus kembali membuat konten memasak. Namun, perjalanan menuju lokasi tak semudah yang dibayangkan.
“Aku ada janji buat buka puasa bersama bareng warga di Semarang, Jawa Tengah,” ujar Willie.
“Tapi sayangnya hari ini nggak ada penerbangan sama sekali, jadi kita harus lewat jalur darat totalnya enam jam,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Willie juga ingin berbagi kebahagiaan dengan membagikan THR berupa ponsel dan baju Lebaran kepada warga setempat.
“Pertama kita borong HP dulu masing-masing merek satu buat dijadiin THR bagi-bagi ke warga sekitar,” ujarnya.
“Selanjutnya karena udah mau Lebaran, kita borong baju, semuanya kebagian,” tambahnya.
BACA JUGA:
Hasan Nasbi Klarifikasi Soal Ucapan “Masak Kepala Babi”
Istana Soal Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo: Dimasak Aja
Kontroversi Rendang 200 Kg di Palembang
Sebelumnya, Willie Salim sempat menghadapi kritik keras setelah kontennya yang menampilkan masak rendang 200 kg di Palembang menjadi viral. Sayangnya, acara tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
Warga yang sudah lama menunggu hidangan dikabarkan tak sabar dan langsung mengambil daging rendang yang masih belum matang, hingga akhirnya makanan tersebut habis dalam sekejap.
Video kejadian itu pun viral di media sosial dan memicu reaksi dari berbagai figur publik, termasuk Gilang Dirga, Helmy Yahya, Anwar Fuadi, dan peramal Hard Gumay.
Mereka menilai bahwa konten tersebut kurang bijak dan dapat mencoreng nama baik Kota Palembang.
Helmy Yahya, misalnya, membandingkan konten Willie dengan program Uang Kaget, di mana setiap aksi sosial dirancang dengan persiapan yang matang agar bermanfaat bagi penerima.
Setelah mendapat kritik dari berbagai pihak, Willie akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui adanya kekurangan dalam perencanaan dan berjanji untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten di masa mendatang.
(Hafidah Rismayanti/Aak)