Steve Garcia Menang Tanpa Ampun, KO Tercepat di Sejarah UFC Las Vegas

Steve Garcia
Petarung featherweight UCFC, Steve Garcia. (Bloody Elbow)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMEDIA. — Petarung featherweight, Steve Garcia mencuri perhatian di ajang UFC Vegas 110 setelah menumbangkan David Onama dengan kemenangan KO cepat di ronde pertama, Sabtu (1/11/2025) waktu setempat.

Petarung featherweight Steve Garcia mencuri perhatian di ajang UFC Vegas 110 setelah menumbangkan David Onama dengan kemenangan KO cepat di ronde pertama.

Kemenangan ini bukan hanya memperpanjang tren positif Garcia, tetapi juga menempatkannya di jajaran elit pencetak KO terbanyak dalam sejarah divisi featherweight UFC.

Kemenangan Cepat Steve Garcia Tanpa Kontroversi

Bertarung di UFC Apex, Las Vegas, Garcia tampil agresif sejak awal ronde. Dalam waktu kurang dari empat menit, ia sukses memaksa wasit menghentikan pertandingan setelah serangkaian serangan kerasnya tak mampu dibalas Onama.

Berbeda dengan partai utama yang diwarnai kontroversi, duel Garcia vs Onama justru menuai pujian karena berlangsung bersih dan berakhir meyakinkan.

Menurut data resmi UFC, Onama hanya mampu mendaratkan dua pukulan signifikan sepanjang pertarungan. Dominasi Garcia begitu total hingga membuat para analis menyebutnya sebagai “penampilan paling efektif” di ajang UFC Vegas 110.

Masuk Lima Besar Pencetak KO di Featherweight UFC

Kemenangan ini membuat Steve Garcia kini berada di posisi kelima dalam daftar pencetak kemenangan KO terbanyak dalam sejarah divisi featherweight UFC.

Ia hanya berada di bawah empat legenda besar:

  1. Max Holloway (9 KO)
  2. Cub Swanson (7 KO)
  3. Conor McGregor (6 KO)
  4. Chad Mendes (6 KO)

Capaian ini menegaskan reputasi Garcia sebagai petarung yang selalu tampil ofensif dan punya daya ledak luar biasa di setiap laga.

Baca Juga:

Khabib Datang, Islam Makhachev Aktifkan Full Mode Perang Jelang UFC 322

Erling Haaland Nyamar Jadi Joker, Bikin Fans Manchester City Terpingkal

Tiga Besar Petarung dengan Tren Kemenangan Panjang

Selain menambah koleksi KO, Garcia juga mencatatkan dirinya dalam tiga besar petarung dengan rentetan kemenangan aktif terpanjang di divisi featherweight.

Saat ini, hanya dua nama yang memiliki catatan lebih baik:

  • Lerone Murphy dengan 9 kemenangan beruntun
  • Movsar Evloev dengan 8 kemenangan beruntun

Garcia kini mengoleksi enam kemenangan berturut-turut, dan tren ini semakin memperkuat posisinya sebagai calon penantang sabuk juara.

Statistik dan Efisiensi yang Mengesankan

Gaya bertarung Garcia dikenal efisien dan agresif. Ia tidak memberi ruang bagi lawan untuk mengatur ritme, dan itu terlihat jelas melawan Onama. Dalam 3 menit 30 detik pertarungan, Garcia mendaratkan kombinasi pukulan yang mematikan dan menjaga jarak dengan disiplin.

Statistik UFC menunjukkan tingkat akurasi pukulan Garcia mencapai 70 persen, dengan 18 serangan signifikan mendarat tepat sasaran.
Para komentator UFC bahkan menyebut performanya sebagai “puncak kedewasaan seorang petarung yang tahu kapan harus menyerang dan kapan menekan.”

Steve Garcia Performa Terbaik dalam Karier UFC

Kemenangan atas Onama diyakini menjadi salah satu penampilan terbaik Steve Garcia sejak debutnya di UFC. Petarung berusia 31 tahun itu kini semakin percaya diri menatap laga besar berikutnya, dan membuka peluang untuk naik ke jajaran lima besar peringkat featherweight.

“Ini bukan sekadar kemenangan, ini bukti bahwa saya siap menghadapi siapa pun,” ujar Garcia dalam wawancara pasca-pertandingan.

Ia juga menegaskan ingin segera mendapat lawan dengan peringkat lebih tinggi demi membuktikan dirinya layak bersaing di papan atas.

Garcia Jadi Ancaman Baru di Divisi Featherweight

Dengan gaya bertarung agresif dan kemampuan menyelesaikan laga dengan cepat, Steve Garcia kini dianggap sebagai ancaman nyata bagi para pesaing di divisi 145 pon.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin namanya segera masuk radar perebutan sabuk juara yang kini dikuasai oleh Ilia Topuria.

Garcia telah membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar “finisher”, tetapi juga petarung cerdas dengan disiplin taktis tinggi.
Setelah UFC Vegas 110, satu hal jelas: Steve Garcia bukan lagi underdog melainkan ancaman besar di featherweight.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City