Soal Muncul Peredaran Uang Palsu di Markeplace, BI Sebut Ada Sanksi Hukuman

Gaji Pekerja yang Akan Dipotong Lagi
Ilustrasi- Mata Uang Indonesia (istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID — Masyarakat diresahkan dengan munculnya peredaran uang palsu. Bahkan peredaran uang palsu bebas beredar di marketplace dan dijual seharga Rp 100.000 dengan mendapat uang palsu senilai Rp 2 juta, sampai juga dijual seharga Rp 1 juta untuk mendapatkan uang palsu senilai Rp 24 juta.

Dikutip Teropongmedia.id dari X@SelenaxKely dimana diketahui dirinya membagikan salah satu postingan Facebook Pratama Dupal (duit palsu).

Dia mengaku berani menjamin kemiripan uang palsu yang dijualnya dengan uang asli yang diedarkan Bank Indonesia (BI).

“Dijamin 98 persen mirip dengan asli.Pastinya aman digunakan di mana saja .Kelemahannya Cuma tidak bisa disetor tunai di mesin ATM,” tulis unggahan tersebut.

Dia juga berani menjamin kemiripan uang palsu yang dijualnya dengan uang asli yang diedarkan Bank Indonesia (BI).

“Dijamin 98 persen mirip dengan asli. Pastinya aman digunakan di mana saja. Kelemahannya cuman tidak bisa disetor tunai di mesin ATM,” tulis unggahan tersebut.

Pihak Bank Indonesia menanggapi langsung soal adanya peredaran uang palsu di marketplace tersebut, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Inonesia (BI)

Menanggapi hal itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI),Marlison Hakim mengatakan, kegiatan jual beli uang palsu merupakan kegiatan dilarang.

Dalam aturan larangan produksi dan pengedaran rupiah palsu sudag diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

“Penjualan uang palsu di Media online termasuk Facebook termasuk dalam kategori pelanggaran terhadap UU Nomor 7 Tahun 2011 yang dapat dikenakan sanksi pidana dan denda,” kata Marlison dikutip Senin (24/6/2024).

“Bank Indonesia senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan Botasupal serta pihak terkait dengan melakukan pertemuan berkala untuk monitoring perkembangan uang palsu khususnya terkait laporan temuan uang palsu oleh perbankan dan Masyarakat, maupun pengungkapan atau pengembangan kasus oleh Polri, dan proses penuntutan oleh Kejaksaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Hoaks Uang Baru, Bank Indonesia Pastikan Uang Pecahan 1.0 Hanya Contoh

Selain itu, kata dia, BI meminta kepada Masyarakat tetap tenang dalam menyikapi pemberitaan mengenai uang palsu.

Dia juga mengimbau semua Masyarakat untuk memastikan keaslian uang rupiah kerta dengan metode 3D (dilihat,diraba, diterawang).

“Kami mengharapkan Masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi pemberitaan tersebut. Serta mengimbau agar seluruh Masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran mencintai rupiah dengan mengenali merawat dan menjaga uang rupiah sehingga dapat menekan uang gerak pelaku kejahatan uang palsu,” bebernya.

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City