Buntut Intimidasi Bobotoh, Kakang Rudianto Terancam Disanksi Potong Gajih

Tekad Besar Kakang Rudianto Demi Menembus Skuat Utama Timnas Indonesia U-23
Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto (Dok. Persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemain bertahan Persib Bandung, Kakang Rudianto dalam bayang-bayang sanksi dan denda dari internal klub Persib Bandung.

Hal ini disebabkan Kakang Rudianto menjadi pemain yang diduga melakukan intimidasi kepada Bobotoh pada pertandingan kontra Port FC, 19 September 2024 lalu.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak membenarkan bahwa akan ada sanksi dan denda yang dijatuhi manajemen Persib terhadap Kakang Rudianto.

Bojan Hodak menjelaskan, sanksi dan denda tersebut ada beberapa poin, namun semua itu akan diturunkan apabila Kakang Rudianto terbukti bersalah.

Meski Kakang Rudianto menjadi sosok yang paling sering diucapkan dalam kasus dugaan intimidasi, namun saat ini manajemen Persib masih terus mencari fakta baru untuk menegakan keadilan bagi seluruh pihak.

Bojan pun bersedia membantu prosesnya, terutama dalam menentukan sanksi terhadap bek asal Cianjur tersebut.

“Dia akan mendapatkannya. Saya masih menunggu surat dari manajemen karena mereka sedang menginvestigasi dan pihak kepolisian juga. Jika dia memang melakukan kesalahan maka saya akan mendendanya,” buka Bojan.

BACA JUGA: Persib Bandung Lanjutkan Program, Bojan Hodak Minta Semua Pemainnya Memanfaatkan Waktu Istirahat

Disinggung soal sanksi, Bojan pun memberi sedikit bocoran sanksi terberat apabila Kakang dinyatakan bersalah atas dugaan tersebut, yaitu ialah potongan gaji dalam persentase yang besar demi memberi efek jera terhadap pemain yang melakukan kesalahan.

“Kalian tahu, apa yang paling menyakitkan dari pemain? Saat dia dipotong gajinya dan mereka akan menangis. Ini yang terbaik karena dia sebenarnya bermain dengan bagus,” tambahnya.

Tak hanya soal potongan gaji saja, ada pun denda dan sanksi lainnya yang mengintai Kakang. Sanksi terberat lainnya ialah, Kakang tidak akan mendapat gaji dari Persib, sehingga harus secara sukarela bermain untuk tim Maung Bandung dalam periode yang ditentukan oleh manajemen klub.

“Dia harus membayar uang yang banyak, artinya bulan ini dia bekerja tanpa dibayar, dia sukarelawan di klub. Pertama-tama, saya harus melihat dulu surat resmi dari manajemen baru setelah itu memutuskan.” tutupnya.

 

(RF/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial