Soal Kasus Korupsi Nadiem Makarim, Hotman Paris: Sama Persis dengan Tom Lembong

Hotman Nadiem
(Instagram/hotmanparisofficial)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pengacara Hotman Paris angkat bicara setelah kliennya, mantan Mendikbud Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022.

Hotman menilai, situasi yang kini dihadapi Nadiem serupa dengan pengalaman mantan Mendag Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi impor gula kristal.

Menurutnya, hingga saat ini penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung belum menemukan bukti adanya aliran dana yang masuk ke Nadiem.

“Nasib Nadiem sama dengan nasib Lembong. Tidak ada, satu rupiah yang jaksa temukan uang masuk ke kantongnya Nadiem,” kata Hotman kepada wartawan, dikutip Jumat (5/9/2025).

Hotman juga mengatakan tidak ada satu sen pun uang yang masuk ke Nadiem dari siapa pun, terkait jual beli laptop.

“Tidak ada satu sen pun uang yang masuk dari siapa pun kepada Nadiem terkait dengan jual beli laptop. Sama persis dengan kasus Lembong,” imbuhnya.

Hotman menjelaskan pada saat proyek pengadaan laptop dilakukan di Kemendikbud, Google memang mengadakan investasi di Gojek. Akan tetapi, kata dia, investasi itu bukan yang pertama kali dilakukan oleh Google.

Ia menyebut sebelumnya Google juga sudah empat kali melakukan investasi di Gojek dengan nilai yang sesuai dengan harga pasar.

“Google itu perusahaan raksasa dunia. Enggak mungkin dia main sogok-sogokan. Engak akan mungkin. Google hanya murni investor di Gojek dan sudah lama jadi investor saham di Gojek. Sudah jauh-jauh sebelum dia jadi Menteri,” pungkasnya.

Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022.

Dalam kurun waktu tersebut, Kemendikbud mengadakan sekitar 1,2 juta unit laptop untuk sekolah di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah 3T, dengan anggaran mencapai Rp9,3 triliun. Laptop yang dipilih menggunakan sistem operasi Chrome atau Chromebook, meski dinilai memiliki banyak keterbatasan dan kurang efektif sebagai sarana pembelajaran di daerah 3T yang sebagian besar belum memiliki akses internet.

Baca Juga:

Kejagung Tahan Nadiem, Investasi Google Indonesia Jadi Sorotan

Kejagung Ungkap Modus Dugaan Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

Selain Nadiem, Kejagung juga menetapkan empat tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur SMP Kemendikbudristek 2020–2021, Mulyatsyah; mantan Direktur SD Kemendikbudristek 2020–2021, Sri Wahyuningsih; mantan stafsus Mendikbudristek, Jurist Tan; serta mantan konsultan teknologi Kemendikbudristek, Ibrahim Arief.

Akibat perbuatan para tersangka, negara diduga merugi hingga Rp1,98 triliun, yang terdiri dari kerugian akibat Item Software (CDM) sebesar Rp480 miliar serta mark up harga laptop senilai Rp1,5 triliun.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Dapur Penyedia MBG Kota Bandung

DPR: Gunakan Kantin Sekolah Untuk Dapur MBG

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menilai seharusnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberdayakan kantin sekolah. Sehingga dalam pelaksanaannya, bisa menggunakan Satuan Pelayanan

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...