Selain Sedot Lemak, Alternatif Ini Bisa untuk Menghilangkan Lemak

Soal Penetapan Tersangka kasus Sedot Lemak di Depok
Ilustrasi-Sedot Lemak (Getty Images Stock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Sedot lemak adalah prosedur bedah populer pada 1980-an yang menggunakan alat hisap untuk menghilangkan lemak dari berbagai area tubuh. Meskipun efektif, sedot lemak memiliki efek samping jangka panjang yang bervariasi. Seiring perkembangan teknologi, metode non-bedah untuk mengurangi lemak juga semakin populer.

Artikel ini akan membahas sedot lemak, efek sampingnya, dan alternatif metode non-bedah yang dilansir dari berbagai sumber. Simak selengkapnya untuk mengetahui!

Sedot Lemak

Sedot lemak menggunakan alat hisap untuk menghilangkan lemak dari area tubuh seperti perut, pinggul, paha, lengan, atau leher. Prosedur ini optimal jika ada penumpukan lemak yang signifikan di area tertentu. Efek samping jangka panjang yang mencakup penumpukan lemak baru di tempat lain, bahkan di sekitar organ vital.

Beberapa orang juga mengalami kerusakan saraf permanen dan perubahan sensasi kulit. Selain itu, depresi dan lekukan kulit di area yang disedot juga dapat terjadi. Prosedur ini bukanlah metode penurunan berat badan secara keseluruhan. Orang yang kelebihan berat badan sebaiknya menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga.

BACA JUGA: Hati-hati Berikut Merupakan Dampak Fatal Dari Praktik Sedot Lemak

Alternatif Metode Non-Bedah

Coolsculpting

Coolsculpting adalah metode non-bedah yang populer untuk menghilangkan lemak perut. Metode ini menggunakan perangkat cryolipolysis untuk mendinginkan sel-sel lemak hingga mati tanpa merusak jaringan di sekitarnya.

Trusculpt

Trusculpt menggunakan teknologi frekuensi radio terkontrol untuk menghilangkan sel-sel lemak di berbagai area tubuh. Sebagian besar pasien membutuhkan satu hingga dua perawatan untuk hasil yang memuaskan.

Bodytite

Bodytite adalah metode invasif minimal yang mengencangkan kulit dan mengurangi timbunan lemak menggunakan energi frekuensi radio.

Sculpsure

Sculpsure adalah kontur tubuh laser non-invasif yang menghancurkan sel-sel lemak melalui panas (apoptosis). Ideal untuk mengurangi kantung lemak yang sulit dijangkau oleh diet dan olahraga.

Smartlipo

Smartlipo dan liposuction laser menggunakan laser tiga panjang gelombang untuk menghilangkan lemak di sekitar otot dan mengencangkan kulit tanpa operasi.

Dalam upaya pengurangan lemak tubuh, penting untuk mempertimbangkan baik prosedur bedah maupun metode non-bedah. Prosedur ini meskipun efektif, memiliki risiko dan efek samping yang perlu diperhatikan. Sementara itu, alternatif metode non-bedah menawarkan solusi tanpa pembedahan dengan hasil yang memuaskan. Pilihlah metode yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

 

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City