Sadari Banyak Kekurangan, KDM Minta Maaf kepada Masyarakat Jabar saat Idulfitri

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Idulfitri 2026 menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meminta maaf atas kesalahan dan kekurangannya. Begitu juga yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai salat Idulfitri di halaman Gedung Sate, Sabtu (21/3/2026).

Ia meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat atas kesalahan dan kekurangannya selama setahun menjabat sebagai gubernur.

Kekurangan itu tampak dari pembangunan infrastruktur yang belum merata hingga sulitnya kehidupan sejumlah warga Jabar.

Contohnya, masih ada saluran irigasi yang belum terbangun, rumah warga yang rusak, anak-anak belum mendapatkan sekolah, dan kesulit warga berobat karena tidak masuk dalam data BPJS Kesehatan.

Ia juga masih melihat ada warga yang meninggal tetapi keluarga tidak mampu membeli kain kafan. Ada juga siswa yang orangtuanya tak mampu membeli baju dan sepatu sekolah. Bahkan, masih ada warga yang tidak bisa makan karena kehabisan beras.

Baca Juga:

KDM: Festival Dulag Istimewa Jadi Ajang Lestarikan Tradisi

KDM Beri Kompensasi Rp50.000 untuk Pencari Koin di Pantura Demi Kelancaran Mudik

Masalah lain yang kerap ditemui yakni kecelakaan akibat jalan rusak, warga yang tak mampu membayar biaya melahirkan dan pengobatan rumah sakit hingga meninggal.

Menurut ia, kondisi itu tidak akan terjadi apabila Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sunguh-sungguh mengelola anggaran pemerintah.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jabar atas kekeliruan kami dan kami mohon ampun kepada Allah belum memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan masyarakat,” ucap KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Ia berjanji akan mengevaluasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Jabar. Realokasi anggaran akan dilakukan agar dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

KDM bahkan berjanji untuk mengurangi waktu tidurnya agar bisa semakin maksimal melayani masyarakat.

“Pemimpin tidak bisa tidur ketika masih ada rakyat yang lapar, tidak sekolah, atau kesulitan berobat,” ucapnya.

Menurut ia, pelayanan maksimal sudah seharusnya diterima masyarakat karena patuh membayar pajak.

Pada kesempatan itu, KDM juga berterima kasih kepada masyarakat Jabar yang sudah patuh membayar pajak. Bahkan, pemasukan pajak Jabar selama Ramadan meningkat dibandingkan bulan lain.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City