Rivalitas Aryna Sabalenka vs Elena Rybakina Berlanjut di Wuhan Open 2025

Aryna sabalenka
Aryna Sabalenka (Foto: Dok.WTA).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertemuan dua petenis dengan servis paling mematikan di dunia kembali tersaji. Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina, dua juara Grand Slam yang kerap saling dorong di puncak peringkat WTA, akan kembali bentrok dalam duel klasik di perempatfinal Wuhan Open 2025, pertemuan ke-13 dalam rivalitas penuh intrik yang telah mereka bangun sejak 2019.

Sabalenka melaju ke babak delapan besar dengan gaya khasnya: keras, cepat, dan tanpa ampun. Petenis nomor satu dunia itu hanya butuh 75 menit untuk menyingkirkan unggulan ke-16, Liudmila Samsonova, dengan skor telak 6-2, 6-3.

Kemenangan itu memperpanjang rekor tak terkalahkannya di Wuhan menjadi 19 kemenangan beruntun, dan semakin menegaskan statusnya sebagai ratu tak tergoyahkan di kota yang telah tiga kali ia taklukkan.

“Saya senang bisa kembali bermain dengan ritme terbaik saya di sini. Lapangan ini selalu membawa keberuntungan,” ujar juara US Open 2025 itu, melansir WTA, Jumat (10/10/2025).

Statistiknya pun menggambarkan dominasi sempurna. Sabalenka mencatat 77 persen poin dari servis pertama dan 88 persen dari servis kedua, tanpa memberi Samsonova satu pun peluang break point.

Dari enam peluang break, tiga berhasil dikonversi dengan tajam efisiensi khas sang petarung asal Belarus.

Di sisi lain, Elena Rybakina datang dengan aura tenang tapi mematikan. Juara Wimbledon 2022 itu kembali tampil di Wuhan setelah absen lama sejak debutnya pada 2019, menariknya saat itu juga ia bertemu Sabalenka di perempatfinal. Kini, enam tahun berselang, sejarah seolah berulang.

Baca Juga:

Aryna Sabalenka Kunci Posisi Nomor Satu Dunia

Rybakina menaklukkan runner-up China Open 2025, Linda Noskova, dengan kemenangan meyakinkan 6-3, 6-4. Ia juga tampil tanpa cela di servisnya, tidak menghadapi satu pun peluang break point, dan memenangi 86 persen poin dari servis pertama.

Meski hanya mampu mengonversi dua dari 12 peluang break point, efisiensinya di momen krusial menunjukkan kedewasaan dan ketenangan khas petenis Kazakhstan itu.

“Pertemuan melawan Aryna selalu berat. Kami berdua bermain dengan gaya yang hampir sama — penuh kekuatan, cepat, dan agresif. Ini akan jadi duel yang menarik,” kata Rybakina.

Pertarungan keduanya di Wuhan nanti akan menjadi simbol dari rivalitas modern WTA, kekuatan melawan kekuatan, mental baja melawan ketenangan senjata tajam.

Sejak pertemuan pertama mereka di turnamen yang sama pada 2019, Sabalenka memimpin 7-5 dalam rekor pertemuan. Termasuk kemenangan paling ikoniknya di final Australian Open 2023, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya final Grand Slam di antara mereka.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara