Resep Tengkleng Bu Edi, Legendaris di Solo

Tengkleng Bu Edi
Tangkapan Layar (Instagram: tengkleng_buedi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kisah manis legenda kuliner dari solo, Warung Tengkleng Bu Edi merupakan warisan usaha turun-temurun dari mendiang nenek Bu Edi. Ketika mengawali usahanya pada tahun 1971,  sekitar lima tahunan beliau berjualan keliling pasar dengan menggendong dagangannya. Sampai akhirnya ia memiliki warung tengkleng Bu Edi, berada di bawah gapura pasar klewer.

Ada keunikan tersendiri saat menikmati tengkleng Bu Edi, yaitu dengan cara menyeruput tengkleng menggunakan wadah yang terbuat dari daun pisang. Ketika ditanya perihal keberhasilannya Bu Edi mengatakan bahwa ia percaya kalau pelanggan dapat membedakan rasa.

Oleh karena itu, Bu Edi sangat memperhatikan ketepatan kualitas bahan  dan bumbu yang digunakan.  Supaya pelanggannya tidak kecewa dan tidak berpindah ke lain hati.

Berikut ini resep tengkleng bu Edi, melansir dari warisan kuliner.

Bahan Utama

  1. 500 gr (usus kambing, jeroan, lidah, telinga kambing), potong-potong kecil.
  2. 500 gr Iga kambing, potong-potong sesuai selera.

 Haluskan Bahan

  1. Kunyit 6 cm
  2. Pala 1 butir
  3. Kemiri sangria 6 butir
  4. Bawang merah 12 siung
  5. Bawang putih 6 siung

Bahan yang dimemarkan

  1. Jahe 4cm
  2. Lengkuas 4 cm
  3. Serai 2 batang

Bahan lainnya

  1. Daun salam2 lembar
  2. Daun jeruk 4 lembar
  3. Kayu manis 3 cm
  4. Air matang 1 liter
  5. Cengkeh 6 butir
  6. Garam, secukupnya
  7. Minyak goreng 4 sdm
  8. Kecap manis,secukupnya

BACA JUGA: Ternyata Makanan Ini Bisa Sembuhkan Sakit Kepala

Cara Memasak

  1. Didihkan air menggunakan panci, lalu rebus iga kambing selama 3 menit atau sampai keluar busa-busa serta kotoran.
  2. Buang kotoran dan busa, kemudian angkat iga kambing dari panci dan sisihkan.
  3. Kemudian masak air kembali dan lakukan seperti di atas untuk jeroan, usus, lidah, telinga kambing.
  4. Panaskan minyak menggunakan wajan, bumbu-bumbu yang telah dimemarkan ditumis hingga harum, Selanjutnya masukan bumbu halus serta bahan lainnya kecuali air matang , iga kambing dan santan.
  5. Masukkan santan dan iga kambing, kemudian aduk-aduk hingga terbalut bumbu merata.
  6. Tambahkan air matang kedalamnya, tunggu sampai mendidih, lalu kecilkan api dan masak iga kambing sampai empuk.
  7. Masukan garam dan kecap manis.
  8. Angkat dan sajikan dengan bawang goreng dan irisan jeruk nipis.

 

 

(Vini/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara