Rektor Unima Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual Berujung Maut

PPDS UI merekeman mahasiswa mandi
Ilustrasi. (iStockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Universitas Negeri Manado (Unima) mengambil langkah tegas menyikapi dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan oknum dosen berinisial DM. Rektor Unima, Joseph Kambey, resmi memberhentikan sementara DM dari tugas jabatannya menyusul mencuatnya dugaan pelecehan terhadap seorang mahasiswi yang berujung pada kematian korban.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Rektor yang ditetapkan pada Kamis (1/1). Dalam SK tersebut ditegaskan bahwa selama menjalani pembebasan sementara dari jabatan, dosen yang bersangkutan tetap menerima hak-hak kepegawaiannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rektor Joseph Kambey menegaskan bahwa Unima tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mencederai marwah dan nilai-nilai institusi pendidikan tinggi. Pemberhentian sementara ini disebut sebagai bagian dari mekanisme internal kampus dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas lingkungan akademik.

“Langkah ini dipandang perlu untuk memberikan ruang bagi proses pemeriksaan dan evaluasi yang objektif, transparan, serta akuntabel sesuai dengan norma hukum dan regulasi pendidikan tinggi,” ujar Joseph dalam keterangan resminya.

Sementara itu, proses hukum atas kasus ini juga terus berjalan. Sebelumnya, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima berinisial EM (21) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di rumahnya di Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara, pada Selasa (30/12).

Kapolsek Tomohon Tengah, Iptu Stenly Tawalujan, mengatakan jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan pelecehan seksual mencuat setelah beredar surat tulisan tangan yang diduga dibuat oleh korban sebelum meninggal dunia.

Baca Juga:

Pembunuhan Mahasiswa UI: Hanya Satu Tuntutan Keluarga Korban ke Pelaku

Dalam surat tersebut, korban mencantumkan identitas lengkap serta mengadukan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dosen berinisial DM. Informasi itu kemudian menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan pendalaman kasus.

Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulawesi Utara, sehingga penanganan perkara kini berada di bawah kewenangan Polda Sulut.

“Kami masih melakukan penyelidikan, baik terkait dugaan bunuh diri maupun dugaan pelecehan seksual yang disebutkan dalam surat tersebut,” kata Nur Kholis.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Tomohon Iptu Royke Raymon Yafet Mantiri menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil olah TKP, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025