Rakyat Beri Peringatan Darurat, Jokowi Santai Hadapi Protes Soal UU Pilkada

Peringatan Darurat
(Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Politik di Indonesia memanas menjelang demonstrasi besar-besaran yang direncanakan pada 22-23 Agustus 2024. Masyarakat berbondong-bondong menyalakan Peringatan Darurat di media sosialnya dengan video yang berlatar biru dan bergambar garuda.

Gelombang protes ini dipicu oleh kontroversi revisi UU Pilkada, di mana DPR RI memilih untuk tidak menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah ambang batas syarat pencalonan kepala daerah.

Tagar #KawalPutusanMK dan narasi “Peringatan Darurat” merajai trending topic di media sosial, menjadi simbol kemarahan rakyat terhadap langkah DPR yang dianggap mengabaikan suara publik.

Video “Peringatan Darurat” dengan latar warna biru dan lambang garuda beredar luas, menggambarkan kekecewaan masyarakat terhadap upaya DPR dan pemerintah untuk menganulir putusan MK.

Di tengah gelombang protes yang semakin meluas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru memberikan tanggapan yang terkesan santai.

Dalam pernyataan pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (21/8/2024), Jokowi menyatakan bahwa putusan MK dan DPR merupakan bagian dari proses konstitusi yang biasa terjadi di Indonesia.

“Itu proses konsitusional yang biasa terjadi di lembaga-lembaga negara yang kita miliki,” ucapnya.

Jokowi juga menegaskan bahwa ia akan menghormati kewenangan dan keputusan dari masing-masing lembaga negara. Termasuk Panitia Kerja (Panja) revisi UU Pilkada Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan Putusan MK.

Sikap santai Jokowi ini memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian menilai bahwa sikap tersebut tidak mencerminkan kepedulian terhadap aspirasi rakyat yang tengah menyuarakan kekecewaan mereka.

BACA JUGA : Aksi Demo Peringatan Darurat Siap Digelar di Jakarta dan Bandung, Ini Jadwalnya!

Pak sehat?? Berobat gih,” tulis pemilik akun isntagram @gie.empatbelas mengutip akun istagram Jokowi.

Udahan dong Pak dzolim dan serakahnyaa,” tulis @diekebudiani.

hati2 pak.. rakyat sudah marah,” tulis pemilik akun instagram @adilahmargiyp.

Sekuat kuat nya Fir’aun ia juga tumbang apalagi,” tulis @abdurrahman_ghofiqi.

Sementara itu, demonstrasi besar-besaran yang direncanakan di depan Gedung DPR, KPU, dan MK pada 22-23 Agustus 2024.  Diperkirakan akan menjadi puncak dari kekecewaan masyarakat terhadap revisi UU Pilkada.

 

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun