Raihan UIN Suaka Diduga Idap Erotomania, Kemenkes Sorot Gangguan Mental

raihan uin suaka Erotomania
(TikTok/leylemager2)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons cepat insiden pembacokan terhadap seorang mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Langkah yang diambil mencakup penyediaan layanan konseling jangka pendek bagi korban dan saksi, serta rujukan ke psikiater apabila diperlukan. Pendampingan ini bertujuan memastikan dukungan psikososial yang memadai bagi pihak yang terdampak.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, menyatakan kasus tersebut menyoroti peningkatan perilaku berisiko di kalangan anak muda yang perlu dipandang sebagai isu kesehatan masyarakat.

Kronologi dan Penanganan Medis

Insiden terjadi pada Kamis (27/2) sekitar pukul 08.30 WIB di lantai dua Fakultas Hukum dan Syariah UIN Suska Riau.

Korban telah mendapatkan pertolongan pertama di IGD RS Bhayangkara Pekanbaru dan direncanakan dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk perawatan lanjutan. Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku.

Kemenkes juga memobilisasi tim respons krisis dari Dinas Kesehatan setempat guna memberikan penanganan awal serta mengidentifikasi kebutuhan lanjutan, termasuk pelatihan pendamping kampus dalam manajemen trauma dan prosedur rujukan.

Dugaan Erotomania

Pelaku Raihan Mufazza diduga mengidap erotomania, yakni delusi tetap bahwa seseorang lain mencintainya meskipun tidak terdapat bukti nyata.

Menurut Imran Pambudi, erotomania termasuk dalam kategori gangguan delusi atau gangguan psikotik. Kondisi tersebut dapat berdiri sendiri atau muncul dalam konteks gangguan lain seperti skizofrenia atau gangguan mood dengan gejala psikotik.

Kemenkes menilai terdapat interaksi antara kerentanan individu dan faktor pemicu, seperti tekanan akademik, konflik interpersonal, atau isolasi sosial.

Momen Kebersamaan Fara dan Raihan Saat KKN, Berujung Tragedi Pembacokan

Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok, Pesan Pilu Sang Kekasih Viral

Pentingnya Skrining dan Deteksi Dini

Kemenkes menekankan pentingnya deteksi dini gangguan kesehatan mental di lingkungan pendidikan. Indikator risiko yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Perubahan perilaku drastis
  • Keyakinan tetap yang tidak realistis
  • Riwayat ancaman atau kekerasan
  • Penyalahgunaan zat

Data nasional menunjukkan adanya persoalan kesehatan mental di kalangan remaja dan mahasiswa, sementara cakupan skrining belum merata.

Hasil CKG pada usia dewasa mencatat dugaan gejala depresi sebesar 0,9 persen berdasarkan instrumen PHQ-4.

Kemenkes mendorong peningkatan skrining sistematis di sekolah dan kampus sebagai langkah mitigasi awal guna mencegah insiden serupa serta memastikan akses layanan kesehatan mental tersedia tepat waktu.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Cara mencegah bullying

7 Tips Efektif Cara Cegah Bullying

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Bullying atau perundungan dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja, baik lingkungan sekolah maupun sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui sejumlah

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...