Biayai 7 Program Prioritas Prabowo, Kemenkeu Siapkan Rp 121 Triliun

Biayai 7 Program Prioritas Prabowo
Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto (dok. gerindra)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Membiayai tujuh program quick win pemerintah selanjutnya,Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran senilai Rp 121 triliun. Mayoritas dari anggaran tersebut atau Rp 71 triliun dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

program Makan Bergizi Gratis akan berkontribusi dalam mencapai target pembangunan tahun depan, hal tersebut disampaikan, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kemenkeu Parjiono menjelaskan,

Peserta program MBG adalah ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan seluruh peserta didik. Parjiono memaparka “Dalam pembangunan sumber daya manusia, akan ada program makan bergizi gratis,” kata Parjiono

“Dalam pembangunan sumber daya manusia, akan ada program makan bergizi gratis,” kata Parjiono mengutip Katadata.

Program Pemeriksaan Kesehatan Geratis

Parjiono memaparkan, program quick win kedua yang telah disiapkan anggarannya adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Pemerintah menganggarkan Rp 3,2 triliun untuk memeriksa kesehatan 52,2 juta orang secara gratis pada tahun depan.

Pemeriksaan kesehatan yang dimaksud adalah pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darat, dan foto rontgen untuk pemeriksaan penyakit katastropik. Untuk diketahui, BPJS Kesehatan mendata biaya pengobatan katastropik tahun lalu mencapai Rp 34,7 triliun, seperti stroke, jantung, kanker, dan penyakit ginjal.

Parjiono memaparkan, program quick win kedua yang telah disiapkan anggarannya adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Pemerintah menganggarkan Rp 3,2 triliun untuk memeriksa kesehatan 52,2 juta orang secara gratis pada tahun depan.

Mengentaskan Penyakit TBC

Selain itu, Kementerian Keuangan secara khusus menganggarkan Rp 8 triliun untuk mengentaskan penyakit Tuberkulosis atau TBC di dalam negeri. Pada tahun lalu, ada 1,06 juta orang pasien TBC baru, sedangkan korban jiwa akibat TBC mencapai 134.000 orang. Parjiono mengatakan, pemerintah selanjutnya akan melakukan renovasi sekolah, seperti memperbaiki ruang kelas, memperbaiki peralatan di dalam kelas, dan perbaikan kakus.

BACA JUGA: Airlangga Jajal Makan Siang Gratis&Simulasi Program Prabowo Gibran?

Anggaran yang akan digelontorkan dalam program tersebut mencapai Rp 20 triliun. Kementerian Keuanagan menyiapkan anggaran negara senilai Rp 2 triliun untuk membangun empat sekolah unggulan di lokasi yang berbeda.

Pembangunan Lumbung Pangan

Adapun sekolah unggulan tersebut akan terintegrasi ke semua tingkat pendidikan. Program terakhir adalah pembangunan lumbung pangan di tingkat nasional, daerah, dan desa senilai Rp 15 triliun. Program tersebut akan melakukan intensifikasi pada 80.000 hektare sawah dan mencetak sawah baru hingga 150.000 baru pada tahun depan.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Inggris
Prediksi Skor Inggris vs Selandia Baru: Ujian Terakhir The Three Lions Sebelum Piala Dunia 2026
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara