Heboh Motor Listrik Untuk SPPG, Ini Klarifikasi BGN

-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat bicara menanggapi kegaduhan di media sosial terkait beredarnya foto dan video motor listrik untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pihak BGN menegaskan bahwa meskipun unit kendaraan sudah mulai terlihat, proses distribusi resmi kepada SPPG belum dilakukan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan penjelasan detail guna meluruskan narasi yang berkembang liar di masyarakat. Menurutnya, kendaraan tersebut merupakan bagian dari sarana pendukung vital untuk memastikan program penguatan gizi nasional berjalan hingga ke pelosok daerah.

Tahapan Administrasi dan Status Barang Milik Negara

Dadan menegaskan bahwa kendaraan operasional bagi para Kepala SPPG tersebut saat ini masih dalam proses administratif. Meskipun unit fisik mungkin sudah tersedia di beberapa titik penyimpanan, kendaraan tersebut belum bisa digunakan sebelum seluruh prosedur legalitas terpenuhi.

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam rencana anggaran tahun 2025. Fungsinya sangat spesifik, yakni mendukung mobilitas dan operasional kepala SPPG di lapangan. Namun, hingga saat ini motor tersebut belum dibagikan,” ujar Dadan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan bahwa setiap unit harus melalui tahapan pendaftaran sebagai Barang Milik Negara (BMN). Hal ini dilakukan agar aset negara tersebut tercatat dengan rapi, memiliki kepastian hukum, dan dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya. Rencananya, proses distribusi akan dilakukan secara bertahap mulai Desember 2025 mendatang.

Baca Juga:

Fakta Mengejutkan di Balik 1.528 SPPG yang “Dimatikan”, BGN Bongkar Data

BGN Ancam Sanksi Tegas ‘Mark Up’ MBG, SPPG Nakal Siap-siap Disuspend

Bantahan Isu 70 Ribu Unit: Fokus pada Motor Listrik

Salah satu poin krusial yang diklarifikasi oleh BGN adalah terkait jumlah pengadaan. Sebelumnya, beredar rumor di platform media sosial yang menyebutkan bahwa pemerintah melakukan pengadaan hingga 70.000 unit motor, sebuah angka yang dianggap fantastis oleh netizen.

Dadan mengoreksi informasi tersebut secara langsung dengan memaparkan data resmi yang dimiliki pemerintah. Ia menyatakan bahwa jumlah riil jauh di bawah angka yang diisukan.

“Informasi mengenai 70 ribu unit itu tidak benar. Data resmi kami menunjukkan realisasi total motor listrik adalah sebanyak 21.801 unit, dari total 25.000 unit yang dipesan untuk tahun anggaran 2025,” tegas Dadan.

Keputusan menggunakan motor listrik ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong transisi energi hijau dan mengurangi emisi karbon di sektor publik.

Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Pengadaan kendaraan operasional ini bukan tanpa alasan. SPPG merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional. Dengan adanya kendaraan operasional yang mumpuni, diharapkan para Kepala SPPG dapat memantau distribusi makanan, memeriksa kualitas gizi di dapur umum, hingga melakukan koordinasi cepat dengan pemangku kepentingan di tingkat lokal.

BGN juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan kritis dalam mengonsumsi informasi dari media sosial. Terutama terhadap konten yang memperlihatkan unit motor masih dalam bungkus plastik, yang seringkali diberi narasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami meminta masyarakat tidak langsung menyebarkan informasi sebelum ada klarifikasi resmi dari lembaga terkait. Program ini dirancang sepenuhnya untuk memastikan kelancaran program gizi bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” tutup Dadan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City