Program Haji Ramah Lansia 2024 Tengah Dimatangkan Pemerintah

Program Haji Ramah Lansia 2024
Ilustrasi-Program Haji Ramah Lansia 2024 (MCH Kemenag)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID:Kementerian Agama (Kemenag) meminta agar kualitas haji ramah lansia tahun ini dapat ditingkatkan, terutama pada aspek program dan mitigasi risikonya. Saat ini Kemenag tengah mematangkan program haji ramah lansia tahun 2024.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah ((Dirjen PHU) Kementerian Agama Hilman Latief mengatakan, Berkaca pada penyelenggaraan haji 2023 lalu, program Haji Ramah Lansia pada aspek layanan sudah cukup baik. Meski demikian, aspek-aspek lain perlu diperkuat programnya.

“Pogram Haji Ramah Lansia ini perlu dimatangkan. Mulai dari sebelum jemaah berangkat, saat mereka di Arab Saudi, serta saat kepulangan atau setelah berhaji,” kata Hilman dalam keterangannya, Rabu (21/2/2024).

BACA JUGA: Layanan Ibadah Haji 1445 H/2024 M Mulai Disiapkan Kemenag

Dikatakan Hilman, program ini menjadi perhatian pemerintah. Lantaran proyeksi jemaah haji di masa depan menunjukkan kelompok lansia akan terus bertambah.

“Program ini baru setahun diterapkan dan sekarang direspon dengan baik, ini menjadi catatan Menteri Agama untuk bisa terus dikembangkan. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk memperbaiki seluruh proses bisnis Haji Ramah Lansia,” ujar Hilman, menjelaskan.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Kemenag untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia di 2024, yaitu:

1) pelibatan ahli geriatri dalam menyusun pedoman;

2) menyusun buku pedoman Manasik Haji Ramah Lansia;

3) menyiapkan sarana transportasi (bus shawalat) ramah lansia;

4) menyediakan ruang tunggu khusus dan menyusun skema penempatan jemaah lansia di hotel;

5) mengurangi kegiatan seremonial di embarkasi;

6) menggelar bimbingan teknis bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan penekanan pada semangat Haji Ramah Lansia;

7) mengedukasi jemaah lansia agar tidak memaksakan diri dan memberikan pemahaman tentang berbagai alternatif kemudahan dalam ibadah haji;

8) melibatkan jemaah haji lainnya untuk meningkatkan kepedulian terhadap jemaah lansia; dan

9) menjalin sinergi lintas pihak dalam penyediaan kursi roda.

“Haji Ramah Lansia pada aspek layanan sudah cukup baik. Ini berkaca dari penyelenggaraan haji 2023. Tapi mohon diperkuat programnya,” terang Hilman

Menurutnya, Haji Ramah Lansia menjadi perhatian dari Pemerintah seiring dengan proyeksi masa depan jemaah haji yang lansianya akan terus bertambah.

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun