Prabowo Koreksi Istilah Uang Lelah, Tekankan Etos Pengabdian Prajurit TNI

bantuan rumah bencana. Bantuan Pakaian bencana sumatera
Presiden Prabowo Subianto. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara bertanggung jawab penuh terhadap pembiayaan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penanganan bencana alam. Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat rapat koordinasi penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumatra bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam rapat itu, Prabowo secara langsung mengoreksi penyebutan istilah “uang lelah” yang digunakan untuk menjelaskan insentif bagi prajurit TNI di lapangan. Menurutnya, konsep kelelahan tidak sejalan dengan filosofi pengabdian prajurit.

“Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara nggak boleh lelah,” ujar Prabowo, dikutip ari CNN Indonesia, Jumat (2/1/2026).

Ia menilai istilah yang lebih tepat adalah “uang semangat”, karena mencerminkan etos pengabdian prajurit kepada negara dan bangsa.

“Uang semangat, tidak mengenal lelah. Tidak mengenal lelah, berbakti kepada negara dan bangsa. Oke, lanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto memastikan bahwa tidak ada kendala dari sisi anggaran dalam mendukung tugas TNI di daerah terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa mekanisme keuangan pemerintah tetap berjalan sesuai aturan, termasuk terkait penutupan buku anggaran di akhir tahun.

“Bukan uangnya tidak ada, karena pertanggungjawaban keuangan di tanggal 31 Desember harus selesai, Bapak. Nanti dimulai lagi di tanggal 1 Januari, jadi tidak ada masalah dari segi keuangan,” kata Suharyanto.

Suharyanto juga menegaskan bahwa seluruh kebutuhan operasional personel TNI, termasuk pembangunan infrastruktur darurat seperti Jembatan Bailey, sepenuhnya ditanggung negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pemerintah memastikan dukungan pembiayaan untuk penanganan bencana, termasuk pembangunan Jembatan Bailey dan operasional personel di lapangan, merupakan bagian dari tanggung jawab negara dan didukung melalui mekanisme APBN,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, BNPB menyebut telah mengalokasikan anggaran penanganan bencana sebesar Rp1,4 triliun hingga akhir 2025. Pemerintah juga menyiapkan tambahan dana Rp1,5 triliun dari kas negara untuk kebutuhan penanganan bencana pada tahun 2026.

Penyaluran dana tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada mekanisme pertanggungjawaban keuangan akhir tahun atau GU Nihil, sementara kekurangannya akan dipenuhi pada awal tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga:

Banjir Seatap Rendam Lapas Aceh Tamiang, Ratusan Warga Binaan Terpaksa Dilepas

Sebelumnya, BNPB menjelaskan bahwa sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan, personel TNI yang bertugas di wilayah darurat bencana berhak menerima dukungan operasional berupa uang makan dan uang lelah. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan, untuk kondisi darurat ini personel TNI di lapangan mendapatkan dua komponen, yaitu uang makan dan uang lelah,” kata Muhari.

Total dana yang diterima personel TNI mencapai Rp165 ribu per hari, dengan rincian Rp45 ribu untuk uang makan dan Rp120 ribu untuk uang lelah.

“Uang makan sebesar Rp45 ribu per hari dan uang lelah Rp120 ribu per hari, jadi totalnya Rp165 ribu per hari,” jelasnya.

Muhari menambahkan, BNPB telah menyalurkan Rp2,7 miliar dari total pengajuan anggaran operasional TNI sebesar Rp84 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui Markas Besar TNI serta sejumlah Komando Daerah Militer yang terlibat langsung di lapangan.

“Dari Rp84 miliar yang diajukan, Rp2,7 miliar sudah kami salurkan ke Mabes TNI dan kodam-kodam yang terlibat langsung personelnya di lapangan,” ujarnya.

Adapun kodam yang terlibat antara lain Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, dan Kodam di wilayah Sumatra Barat.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City