Polisi Tilang Pengendara Motor Minta Rp 200 Ribu, Kok Ditransfer ke DANA?

polisi 200 ribu
(Instagram/medanheadlines.tv)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang oknum polisi beredarnya video seorang oknum polisi diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara bermotor di di Kota Medan, viral di media sosial.

Aksinya pun terekam kamera amatir, yang diduga meminta uang tilang sebesar Rp 200 ribu melalui transfer e-money DANA kepada pengendara sepeda motor.  Video itu pun, turut dibagikan oleh akun Instagram @medanheadline.tv.

Melihat video tersebut, nampak seorang petugas kepolisian menghentikan pemotor yang diduga melakukan pelanggaran pada malam hari.

Dalam keterangan video itu, disebutkan pula oknum polisi meminta sejumlah uang.

“Polisi Lalu Lintas Minta Transfer Rp 200 ribu Saat Melakukan Tilang,” tulisnya, dikutip Selasa (13/05/2025).

Terkait hal itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, memberikan penjelasan. Ia membenarkan bahwa kejadian tersebut memang terjadi dan melibatkan anggota Unit Lantas Polsek Medan Baru berinisial Bripka HS.

BACA JUGA:

Viral Oknum Polisi Hina Seniman SebutMurahan’ di Subang, Mempertaruhkan Karir!

Viral Suami Tunjukan Tampang Oknum Polisi Polsek Cisauk Lecehkan Istri, Netizen Mention Kapolri!

“Dari hasil penelusuran kami, kejadian itu memang benar adanya. Anggota tersebut sedang dalam perjalanan menuju tugas piket ketika menemukan pelanggaran oleh tiga orang yang berboncengan satu motor tanpa mengenakan helm,” jelas Parwita, Selasa.

Terkait narasi meminta saldo uang DANA, Parwita menyatakan bahwa pihaknya bersama Propam Polrestabes Medan telah melakukan pemeriksaan terhadap Bripka HS. Hasil sementara menunjukkan bahwa tidak ada bukti transaksi transfer uang melalui aplikasi DANA ke rekening pribadi sang petugas.

“Yang viral itu kan terkait permintaan transfer dana. Tapi dari hasil pemeriksaan, tidak ada dana yang masuk ke rekening Bripka HS,” tegas Parwita.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap melanjutkan proses pemeriksaan internal guna memastikan tidak terjadi pelanggaran etika atau prosedur oleh personel yang bersangkutan. Parwita menyebutkan bahwa laporan sudah diteruskan ke pimpinan dan saat ini tinggal menunggu disposisi untuk langkah selanjutnya.

“Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Parwita juga mengingatkan bahwa prosedur tilang resmi seharusnya dilakukan melalui sistem BRIVA (virtual account BRI) atau pemberian surat tilang berwarna merah agar pelanggar dapat mengikuti sidang di pengadilan.

“Jika ada pelanggaran, petugas wajib memberikan kode BRIVA untuk pembayaran resmi atau surat tilang warna merah. Tidak dibenarkan adanya transfer pribadi ke rekening petugas,” ujarnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

KTP Warga Israel
CEK FAKTA: KTP Warga Israel Beralamat di Cianjur
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beredarnya foto KTP elektronik atas nama warga negara Israel yang beralamat...

3

Desa Cisaat Subang
Menjelajah Desa Cisaat Subang, Saat Budaya dan Alam Menjadi Ruang Belajar Wisatawan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Udara pegunungan Ciater menyapa lembut begitu kaki menjejak Desa Cisaat....

4

IMG_4523
LLDIKTI Jabar Angkat Bicara Soal Polemik Universitas Bandung
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID – Problematika Universitas Bandung atau Bandung University akibat terhambatnya...

5

siswi digunduli cianjur
Viral Siswi SD Cianjur Digunduli Guru, KPAI Angkat Bicara!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons terkait viral siswi...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...