Polisi Tangkap Penipu Berkedok Pegawai KPK, Sasar Wakil Ketua Komisi III DPR

Manajer BUMN Indramayu Korupsi
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kasus penipuan dengan modus mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil diungkap tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya bersama penyelidik KPK. Seorang perempuan berinisial TH (48) diamankan setelah diduga menipu Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pelaku menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai pegawai KPK dan mendatangi korban langsung di ruang Komisi III Gedung DPR RI.

“Perempuan tersebut diduga menipu Wakil Ketua Komisi III DPR RI berinisial AS di ruang Komisi III Gedung DPR RI,” ujar Budi dalam keterangannya.

Peristiwa bermula pada Senin, 6 April 2026, saat pelaku menemui korban dan mengaku sebagai utusan pimpinan KPK. Dengan dalih tersebut, pelaku meminta uang sebesar Rp300 juta. Uang itu kemudian diserahkan korban pada 9 April 2026.

Baca Juga:

Sahroni Diperas Utusan KPK Gadungan Rp300 Juta, Ini Kronologinya

Namun, setelah dilakukan verifikasi, diketahui bahwa pelaku bukan bagian dari KPK. Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya pada hari yang sama.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya stempel KPK, delapan lembar surat panggilan berkop KPK, dua unit telepon seluler, serta empat kartu identitas berbeda.

“Pelaku mendatangi korban dan mengaku sebagai pegawai KPK atas perintah pimpinan. Kemudian meminta uang Rp300 juta,” jelas Budi.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 492 KUHP terkait tindak pidana penipuan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun jaringan yang terlibat.

Sementara itu, Sahroni membenarkan dirinya sempat didatangi oleh pelaku. Ia mengaku langsung melakukan konfirmasi ke KPK setelah merasa curiga.

“Saya langsung cek ke KPK, dan KPK menyangkal ada utusan tersebut,” ujar Sahroni.

Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga negara. Masyarakat diminta segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan indikasi serupa.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun