BANDUNG, TEROPONGMEDIA — Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya Atmaja memprediksi jalur Cileunyi dan Nagreg akan mengalami kepadatan hingga hari H Idul Fitri 1446 H.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, arus lalu lintas di kedua jalur tersebut biasanya mulai lenggang pukul 02.00-03.00 pada hari H.
“Ya, kalau dari puncak arus mudik diprediksi 28 Maret. Iya, sampai hari H, itu biasanya sampai malam baru pagi pas hari H mulai longgar jalannya,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).
Oleh karena itu, pihaknya akan menerapkan cara bertindak yang berbeda di kedua lokasi tersebut. Khusus di Gate Tol Cileunyi, jika terjadi kepadatan hingga 2 kilometer, petugas akan berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk menambah lokasi pembayaran dengan menggunakan mobile rider.
“Jadi pemudik itu kita jemput bola pakai mobile rider kalau terjadi kepadatan,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Ribuan Personel Diterjunkan Amankan Mudik di Kabupaten Bandung
Anggota DPRD Jabar Euis Ida Wartiah Kunjungi P3D Kabupaten Bandung
Bila kepadatan di Gate Tol Cileunyi memanjang hingga ke Gate Tol Summarecon, petugas akan mengalihkan arus lalu lintas ke arah Tol Cisumdawu dan keluar di Tol Jatinangor.
Sementara di Nagreg, kepolisian menyiapkan pos pengamanan untuk mengurai kepadatan, termasuk di titik tanjakan Nagreg. Tak hanya itu, mobil derek juga disiapkan untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang mengalami masalah.
Danu mengungkap lokasi rawan kepadatan lainnya, yaitu di Pamucatan, tepatnya di dekat perlintasan rel kereta api.
“Kita pertebal personel di rel kereta api Pamucatan sehingga masyarakat yang melintas juga kita tarik agar lebih cepat melintas di rel kereta api,” ucapnya.
(Vil/Usk)