Bersihkan Sampah di Sungai Citarum, Pandawara Group Habiskan Rp106 Juta

Pandawara Citarum
Pandawara Citarum (Instagram/@pandawaragroup)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kelompok aktivis lingkungan Pandawara Group kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kali ini, Pandawara membersihkan tumpukan sampah di Sungai Citarum, tepatnya di kawasan Oxbow Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan pada akhir Januari 2025 ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Satgas Citarum Sektor 08, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

Biaya Pembersihan Mencapai Rp106 Juta

Pandawara Group membiayai aksi ini secara mandiri dengan total biaya mencapai Rp106 juta. Biaya tersebut meliputi sewa dua ekskavator selama 50 jam (Rp85 juta), biaya pengiriman sampah (Rp16 juta), dan biaya operasional lainnya seperti kantong sampah, sarung tangan, tali, serta konsumsi tim.

“Pertama, ada biaya sewa dua ekskavator selama 50 jam. Biaya sewa ekskavator Rp850 ribu per jam. Jadi untuk satu ekskavator, kami keluarkan biaya Rp42,5 juta. Selain itu, ada biaya pengiriman senilai Rp16 juta. Selain itu, ada biaya operasional lain, seperti kantong sampah, sarung tangan, tali besar, maupun biaya makan dan minum seluruh staf,” kata Pandawara mengutip akun Instagram pribadinya, pada Kamis (30/1/2025).

Melalui akun Instagram-nya, Pandawara Group menekankan bahwa aksi membersihkan Sungai Citarum bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, bukan untuk menyalahkan pihak tertentu.

“Semua ini kami lakukan hanya untuk menyadarkan, bukan menyalahkan. Pandawara itu melakukan tindakan untuk menjaga lingkungan dari kerusakan,” tambahnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh pandawara (@pandawaragroup)

BACA JUGA : Lautan Sampah Bawah Jembatan BBS, Pandawara Group Ajak Warga Bandung Membersihkan

Mereka berharap aksi ini menjadi pengingat bahwa biaya pembersihan sampah yang dihasilkan oleh oknum tidak bertanggung jawab sangatlah besar.

Pandawara Group membuka kesempatan bagi publik untuk berpartisipasi melalui donasi di situs web mereka. Mereka juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa Pemprov Jabar telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan sampah di Oxbow Cicukang.

Sekitar 300 meter area telah dibersihkan dengan total 200 ton sampah berhasil diangkut. Pembersihan ditargetkan selesai pada pertengahan Februari 2025.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City