Polisi: Ada Kemiripan Kasus Ibu-Anak Tewas di Depok dengan Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Kasus Ibu-Anak Tewas di Depok
Ada Kemiripan Kasus Ibu-Anak Tewas di Depok dengan Satu Keluarga Tewas di Kalideres (dok. polres depok)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kemiripan dua kasus antara kasus tewasnya satu keluarga di kalideres sama dengan di depok terletak pada kondisi jenazah saat ditemukan.

Polisi menyebut kasus temuan jenazah ibu dan anak di Cinere, Depok mirip dengan kasus tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, pada November 2022 lalu.

Rangkaian penyidikan

Setelah dilakukan serangkaian penyidikan, polisi menyimpulkan tak ada unsur pidana dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres. Kasusnya pun dihentikan.

BACA JUGA: Motif Pembunuhan dan Misteri Hilangnya Hp Milik Imam Masykur

“Rekan-rekan sekalian, ini sangat mirip dengan kejadian yang di Kalideres, oleh karenanya polanya kita sama, ditemukan jenazah sudah rusak,” kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jumat (8/9).

Atas dasar ini, kata Hengki, pola penyelidikan yang diterapkan untuk mengungkap kasus kematian ibu dan anak di Depok akan serupa dengan kasus Kalideres.

“Oleh karenanya langkah-langkah yang kita temukan kemarin, melakukan olah TKP dan kita juga sterilitasnya dari awal sehingga tim labfor bisa menganalisis,” ujarnya.

“Kemudian dari labfor juga, menganalisis apakah di seputaran TKP itu ada jejak-jejak racun dan sebagainya. Kemudian juga dari Inafis berusaha mendapatkan identitas dari pada korban,” kata Hengki.

Ditemukan tinggal kerangka

Sebelumnya, dua jenazah yang merupakan ibu berinisial GA (64) dan anaknya DA (38) ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di sebuah rumah di wilayah Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/9).

Jenazah dua korban ini ditemukan setelah ada dari laporan warga terhadap satpam komplek yang curiga karena keduanya sudah tidak keluar rumah selama 1 bulan.

Kemudian, satpam komplek bernama Jafar bersama Ketua RT Sony mengecek rumah yang dimaksud. Keduanya lantas mencoba masuk dan mencium bau tidak sedap usai berhasil membuka garasi rumah.

“Lalu petugas security menghubungi Polsek Cinere dan setelah dilakukan cek TKP ternyata ditemukan 2 orang mayat laki laki dan perempuan diduga penghuni rumah No. 39 perum BCI,” kata Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi dalam keterangan tertulis.

 

(Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian