Polemik Second Account di Medsos, Antara Kebebasan Digital dan Urgensi Regulasi

Ilustrasi
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Isu penggunaan akun ganda (second account) di media sosial kembali memicu perdebatan, kali ini sampai ke ruang rapat DPR RI.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama perwakilan Google, Meta, YouTube, dan TikTok, Komisi I DPR menyoroti maraknya akun ganda yang dinilai semakin meresahkan.

Anggota Komisi I, Oleh Soleh, menilai akun-akun semacam itu kerap digunakan untuk menyebar hoaks, membangun opini palsu, hingga menjadi alat perundungan digital.

Dalam pernyataannya, ia mendorong agar larangan penggunaan akun ganda dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Penyiaran.

“Kita butuh ruang digital yang sehat. Satu akun untuk satu identitas. Jangan dibiarkan kebebasan ini justru menciptakan kekacauan,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Sabtu (19/7/2025).

Namun, usulan ini memicu perdebatan tentang batasan antara kebebasan digital dan perlindungan ruang daring. Banyak pihak menilai, akun ganda juga punya sisi positif, seperti menjaga privasi, keperluan bisnis, hingga pemisahan kehidupan personal dan profesional.

Baca Juga:

Cara Mengaktifkan Flipside Instagram, Mirip Second Account

Menanggapi sorotan DPR, perwakilan Meta Indonesia, Berni Moestafa, menegaskan bahwa pihaknya sudah lama melarang penggunaan akun palsu dan peniru.

“Keaslian sangat kami junjung. Jika ditemukan akun tidak sah, kami akan menindak,” ujarnya.

Sementara TikTok melalui Hilmi Adrianto, juga menyatakan bahwa pedoman komunitas mereka sudah mengatur soal integritas akun. Namun, TikTok menyambut baik jika ada pembahasan lebih lanjut soal regulasi formal di tingkat nasional.

Penggunaan akun ganda memang tak jarang disalahgunakan untuk manipulasi opini, serangan daring, atau penyebaran konten negatif.

Namun, langkah pelarangan menyeluruh bisa menimbulkan pertanyaan tentang pelanggaran privasi dan kebebasan digital.

Apakah setiap akun kedua harus dianggap berniat jahat? Bagaimana dengan pengguna yang hanya ingin ruang privat? Perdebatan ini tampaknya belum selesai.

Komisi I DPR sendiri menegaskan niat baik mereka: melindungi ruang digital Indonesia dari kekacauan dan penyalahgunaan.

Tetapi tantangan ke depan adalah bagaimana menyusun regulasi yang adil tegas pada pelaku penyalahgunaan, tapi tetap memberi ruang bagi ekspresi dan privasi yang sehat.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kiper Timnas Emil Audero
Clean Sheet! Emil Audero Jadi Tembok Rayo Vallecano
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Emil Audero Mulyadi ikut menjadi bagian penting dari kebangkitan Rayo...
IMG-20261031-WA0000
Maknai Sumpah Pemuda, YBM dan Srikandi PLN Majalaya Hadirkan Harapan bagi Warga Ciparay
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai persatuan dan gotong royong yang diwariskan para pemuda Indonesia...
IMG-20261030-WA0008
Semangat Gotong Royong, PLN Majalaya Dukung Kesiapsiagaan Bencana dan Edukasi Keselamatan Listrik di Ciwidey
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan...
Erick Thohir
Pemerintah Kucurkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet Asian Games 2026
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah mengucurkan bonus senilai Rp158,3 miliar bagi atlet dan pelatih...
IMG-20261027-WA0003
Peringati Sumpah Pemuda dan HLN 2026, YBM PLN UP3 Majalaya Hadirkan Kepedulian melalui Bantuan Sosial
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebuah gerobak jualan bukan sekadar sarana untuk berdagang. Bagi pelaku...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...