Pertama di Asia Tenggara! Indonesia Resmi Luncurkan Avtur Minyak Jelantah

Avtur Minyak Jelantah
Avtur Minyak Jelantah Pertamina SAF (Instagram/pertamina)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Indonesia resmi luncurkan Avtur dari minyak goreng bekas atau jelantah untuk penerbangan komersial. Bahan bakar yang dilabeli Sustainable Aviation Fuel (SAF) ini menjadi tonggak penting transisi energi Indonesia.

Peluncuran komersial ini ditandai dengan penerbangan Perdana Avtur minyak jelantah yang dilakukan oleh Maskapai Pelita Air. Inovasi hasil PT Pertamina (Persero) berhasil mengudara dari Jakarta menuju Bali pada hari Rabu (20/8/2025).

Pencapaian ini menjadikan Pertamina sebagai produsen pertama SAF di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumebr Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan, PertaminaSAF merupakan bagian dari arahan Presiden RI dalam mewujudkan Astacita di bidang ketahanan dan kemandirian energi.

“Ini adalah program Astacita yang harus terus kita laksanakan, yaitu ketahanan energi, dan untuk yang ini tidak hanya ketahanan energinya, tapi juga swasembadanya, jadi kemandiriannya juga semakin kuat,” ujar Dadan, dalam keterangan resmi, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga:

Kado HUT RI 80, Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Indonesia Olah Minyak Jelantah Jadi Avtur: Bahan Bakar Pesawat Terbang Ini Diuji Coba Pertengahan Agustus

Produk ini dikembangkan melalui teknologi co-processing dengan menggunakan Katalis Merah Putih yang merupakan karya anak bangsa. Inovasi ini menjadi terobosan besar dalam sektor energi Indonesia sekaligus upaya nyata menekan emisi karbon di industri penerbangan.

Avtur berbahan baku minyak bekas ini diakui mampu mengurangi emisi karbon hingga 84 persen dibandingkan bahan bakar fosil.

Bioavtur ini juga telah memenuhi standar kualitas nasional melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 70 Tahun 2025.

Selain itu, bahan bakar ini juga telah mendapat standar internasional ASTM D1655 dan Defstan 91-091, yang merupakan syarat penting agar bahan bakar dapat dipakai secara aman untuk pesawat terbang. Dengan begitu, SAF milik Pertamina ini dipastikan memenuhi standar keberlanjutan global.

Hal ini menjadi peluang industri penerbangan Indonesia untuk menurunkan jejak karbon tanpa mengorbankan standar keselamatan dan performa penerbangan.

Melihat hal ini, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berencana untuk memperluas produksi avtur minyak jelantah ini. Saat ini, PertaminaSAF diproduksi oleh salah satu unit operasi KPI, yakni Kilang Cilacap.

“Ke depan, PertaminaSAF juga akan diujicobakan untuk diproduksi di Kilang Dumai dan Kilang Balongan,” ujar Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman, Kamis (21/8/2025), dikutip dari Antar.

Untuk memastikan pasokan bahan baku yang stabil, Pertamina akan merangkul masyarakat lewat program pengumpulan minyak jelantah. Saat ini sebanyak 35 titik pengumpulan telah didirikan di lokasi-lokasi strategis.

Momentum peluncuran Avtur minyak jelantah ini menjadi langkah konkret pemerintah untuk mencapai swasembada energi, sekaligus menekankan komitmen Indonesia dalam pemanfaatan bahan bakar berkelanjutan dan mendorong transisi energi hijau.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun