Indonesia Olah Minyak Jelantah Jadi Avtur: Bahan Bakar Pesawat Terbang Ini Diuji Coba Pertengahan Agustus

avtur Minyak jelantah
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) memulai uji coba produksi avtur berbahan baku minyak jelantah (used cooking oil/UCO) sebagai bagian dari komitmen mendukung bahan bakar ramah lingkungan. Langkah ini menandai pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia.

Direktur Operasi KPI Didik Bahagia mengungkapkan, sebelum memasuki tahap produksi, Kilang Cilacap telah melakukan penggantian katalis yang menjadi kunci dalam proses pembuatan Pertamina SAF.

“Katalis ini, yang dikenal sebagai Katalis Merah Putih, merupakan hasil inovasi Technology Innovation (TI) Pertamina dan berperan penting dalam produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan,” jelas Didik dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (30/7/2025).

Produksi SAF dari minyak jelantah ini menjadi tonggak penting bagi KPI dalam mendukung energi hijau dan mengurangi emisi karbon di sektor penerbangan.

Didik menegaskan, inisiatif ini sejalan dengan strategi Pertamina untuk mengembangkan bisnis rendah karbon dan memperkuat transisi energi.

Pertamina Group juga berkomitmen membangun ekosistem SAF di Indonesia, melibatkan Pertamina Patra Niaga dan Pelita Air Services.

Ekosistem ini mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari pengumpulan minyak jelantah, produksi SAF, hingga pemanfaatannya oleh maskapai penerbangan.

BACA JUGA

Ridwan Kamil Muncul Protes Masalah Penerbangan, Netizen: Kok Jadi Lucu!

Spesifikasi Pesawat Super Hercules Terbaru dari Kemenhan, Terbaik di Kelasnya

Setelah diproduksi, produk SAF akan melalui serangkaian pengujian di laboratorium KPI dan Lemigas untuk memastikan kualitasnya sesuai standar.

Jika lolos verifikasi, Pertamina berencana menggelar inagurasi penerbangan atau penerbangan perdana menggunakan avtur berbahan baku minyak jelantah ini pada pertengahan Agustus 2024.

“Keberhasilan ini bukan hanya milik Pertamina, tetapi kebanggaan bangsa Indonesia karena mampu menghasilkan produk berkelas dunia,” pungkas Didik.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo