Persimpangan Soetta-Toha jadi Juara Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Bandung

Persimpangan Soetta-Toha jadi Juara Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Bandung
Petugas ATCS Kota Bandung. (atcs-dishub.bandung.go.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung merilis data rekap pelanggaran lalu lintas di persimpangan Kota Bandung.

Data tersebut merupakan rekap pelanggaran selama satu bulan, periode Agustus 2025.

Dalam data tersebut diketahui persimpangan Soekarno Hatta-Toha Kota Bandung menjadi top leader persimpangan yang paling banyak pelanggaran lalu lintasnya.

Baca Juga:

Dapur MBG Kota Bandung Jadi Percontohan Ekonomi Sirkular, KLHK Siapkan Dukungan Pengelolaan Sampah Organik

Bebas Bersyarat, Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kembali Hirup Udara Bebas

Dikutip dari instagram @atcs.kotabandung pada Rabu (24/9/2025) berikut 10 persimpangan yang banyak dilanggar pengemudi:

  1. Persimpangan Soekarno Hatta-Toha menjadi top leader persimpangan yang paling banyak dilanggar dengan total 928 pelanggar
  2. Persimpangan Soekarno Hatta-Caringin dengan total 780 pelanggar
  3. Persimpangan Peta-Otista dengan total 687 pelanggar
  4. Persimpangan Soekarno Hatta-Buah Batu dengan total 608 pelanggar
  5. Persimpangan Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie dengan total 505 pelanggar
  6. Persimpangan Sudirman-Gardujati dengan total 444 pelanggar
  7. Persimpangan PHH Mustofa-Pahlawan dengan total 276 pelanggar
  8. Persimpangan Pelajar Perjuang-Martanegara dengan total 239 pelanggar
  9. Persimpangan Pelajar Pejuang-Gatot Subroto dengan total 227 pelanggar
  10. Persimpangan BKR-Sriwijaya dengan total 202 pelanggar

Adapun jenis pelanggaran terbanyak di persimpangan tersebut yakni:

  1. Berhenti melebihi Stopline sebanyak 2286 pelanggar
  2. Berhenti di Zebra Cross sebanyak 2101 pelanggar
  3. Melanggar APILL sebanyak 970 pelanggar
  4. Melanggar Lampu Lalulintas sebanyak 690 pelanggar
  5. Tidak menggunakan Helm sebanyak 628 pelanggar
  6. Penumpang Berlebih sebanyak 24 pelanggar

Selain itu, Presentase kendaraan pelanggar di dominasi dengan kendaraan roda dua sebanyak 5059 pelanggar, disusul dengan kendaraan roda empat sebanyak 256 pelanggar, kemudian kendaraan tidak bermotor sebanyak 84 pelanggar

Pelanggaran adalah awal dari kecelakaan, mari budayakan tertib dan disiplin saat berkendara. Ingat! Keselamatan adalah yang UTAMA, tulis caption instagram @atcs.kotabandung.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian