Persiapan Pemilihan Suara Ulang, Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Panggil KPU dan Bawaslu

Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Panggil KPU dan Bawaslu
Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja dengan KPU dan Bawaslu, Selasa 4 Maret 2025 (Doel/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

TASIKMALAYA, TEROPONGMEDIA.ID — Memastikan kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja dengan KPU dan Bawaslu, Selasa 4 Maret 2025.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejauh mana kesiapan KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan PSU yang menyisakan waktu 50 hari kedepan. Termasuk terkait anggaran dari pemerintah daerah.

“Tahapannya mau seperti apa? dengan rentan waktu 60 hari, sementara pasca putusan sudah memakan waktu 10 hari, berarti ada sisa 50 hari lagi,” kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Andi Supriyadi.

Dalam rapat kerja itu, lanjut Andi, terungkap bahwa KPU RI belum memberikan petunjuk pelaksanaan dan teknis dalam bentuk surat dinas. Selain itu, pihaknya juga menanyakan kesiapan dari pemerintah daerah terkait anggaran PSU.

“Seperti apa yang disampaikan oleh Sekda sebelumnya di media, pemerintah daerah tidak sanggup membiayai PSU sendiri,” kata Andi.

“Tentu kami komisi I setelah membahas lewat rapat kerja dengan KPU dan Bawaslu, hasil pembahasan ini akan disampaikan kepada pimpinan untuk dibahas selanjutnya,” terang Andi.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Ami Imron Tamami, mengatakan, KPU sudah menyampaikan persiapan yang dilaksanakan untuk PSU, termasuk kebutuhan-kebutuhan anggaran yang akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun dengan DPRD.

“Kita menyampaikan beberapa, apa saja langkah yang sudah kita laksanakan hari ini terkait PSU di Kabupaten Tasikmalaya,” terang Ami.

BACA JUGA: 

Kebutuhan Rp60 Miliar, Pemdaprov Jabar Bantu Anggaran Penyelenggaraan PSU Tasikmalaya

BREAKING NEWS! Pilkada Tasikmalaya 2024 Diulang, Ade Sugianto Didiskualifikasi!

 

Ami menyebut, dalam waktu satu atau dua hari kedepan sudah keluar surat dinas untuk teknis pelaksanaan tahapan PSU ini. Termasuk KPU juga sudah mendapatkan perintah dari KPU provinsi Jawa Barat terkait penerimaan pendaftaran calon di PSU ini.

“Pengumuman untuk penerimaan pendaftaran calon dari 4 sampai 6 Maret 2025 ini. Jadi mulai hari ini kita sudah mengumumkan untuk penerimaan pendaftaran,” jelas Ami.

Untuk teknis penerimaan pendaftaran calonnya, kata Ami, KPU tetap menunggu surat dinas turun dari KPU RI. Yang jelas sesuai amar putusan MK, yang diganti itu hanya satu untuk calon dari nomor urut tiga.

“Untuk penerimaan pendaftaran calon dan semua tahapan pencalonan sesuai dengan amar putusan MK pengganti calon nomor urut tiga saja, tetap secara detail kita menunggu surat dinas turun,” tambah Ami .

(Doel/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City