Perkuat Ketangguhan Kota, Pemkot Bandung Bentuk Tim Siaga Bencana Inklusif untuk Lindungi Kelompok Rentan

Bandung Sambut Delegasi PBB, Farhan Tekankan Kembali Semangat Asia-Afrika
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kesiapsiagaan terhadap risiko bencana dan permasalahan sosial dengan menempatkan kelompok rentan perempuan, anak, penyandang disabilitas dan lansia sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan program penanggulangan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pendekatan inklusif menjadi kunci dalam membangun sistem tangguh bencana di tingkat kelurahan.

“Tim penanggulangan harus melibatkan unsur medis, sosial, dan relawan yang memahami kebutuhan kelompok rentan. Saat keadaan darurat, merekalah yang pertama harus kita lindungi,” kata Farhan, Kamis (30/10/2025).

Farhan juga menyoroti pentingnya sinergi antara program penanganan bencana dan pemberdayaan sosial, seperti penanggulangan stunting, pelayanan ibu hamil dan balita, serta dapur dahsat keliling yang menyediakan tambahan gizi bagi anak-anak.

“Program ini jangan hanya formalitas, tapi betul-betul menjangkau warga yang membutuhkan. Data harus akurat dan intervensi harus tepat sasaran,” tegasnya.

Data sementara menunjukkan masih terdapat 31 anak dengan gizi kurang di wilayah Kebon Jayanti. Farhan meminta agar data ditata lebih rinci dalam bentuk matriks per wilayah, sehingga bantuan dapat diberikan secara cepat dan sesuai kebutuhan.

Baca Juga:

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Bandung Kembangkan Siskamling Siaga Bencana

Farhan menjelaskan program Siskamling Siaga Bencana menggabungkan sistem keamanan lingkungan dengan kesiapsiagaan terhadap bencana alam maupun sosial. 

Melalui program ini, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penanganan awal ketika bencana terjadi.

“Dengan warga aktif dan siaga, penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat bahkan sebelum petugas datang,” ucapnya.

Untuk memperkuat jaringan bantuan, Pemkot Bandung juga menggandeng berbagai lembaga sosial, komunitas kemanusiaan dan organisasi masyarakat agar distribusi bantuan bisa dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kami mengundang semua lembaga yang punya kapasitas sosial agar langsung terkoneksi dengan Dinas Sosial. Kolaborasi ini penting untuk mempercepat penanganan,” jelasnya.

Farhan menekankan kesiapsiagaan bukan hanya soal sarana dan prosedur, tetapi juga membangun budaya empati dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Bandung memang berada di daerah rawan bencana. Tapi dengan koordinasi, empati, dan kepedulian sosial, kita bisa membangun kota yang tangguh dan siap menghadapi segala situasi,” pungkasnya.

(Kyy/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City