Perdagangan Bayi Jadi Perhatian Serius LPA Jawa Barat

Perdagangan Bayi Jadi Perhatian Serius LPA Jawa Barat
Ilustrasi-Bayi umur 5 Bulan. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Fenomena perdagangan anak, khususnya bayi menjadi perhatian serius Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Barat. Diana Wati, Manajer Program LPA Jawa Barat, mengungkapkan praktik kejam ini tidak hanya terjadi secara lokal, tetapi bahkan melibatkan jaringan lintas negara.

“Kasus-kasus penjualan anak saat ini lebih banyak menyasar bayi. Bahkan, ada yang sudah dipesan sejak masih dalam kandungan,” kata Diana, Kamis (24/7/2025).

Yang lebih mengkhawatirkan, lanjut Diana, bayi-bayi ini bahkan dijual hingga ke luar negeri, termasuk ke Singapura.

“Itu sangat miris bagi kami. Bayangkan, anak-anak yang bahkan belum sempat melihat dunia sudah dijadikan komoditas,” ucapnya.

Menurutnya, fenomena ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat luas. Diana juga menegaskan edukasi menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai perdagangan anak.

“Langkah antisipatif harus dimulai dari bawah, dari akar rumput seperti RT, RW, dan lingkungan keluarga. Masyarakat harus diedukasi bahwa menjual anak bukanlah jalan keluar dari tekanan ekonomi,” ujarnya.

Diana menekankan pentingnya kehadiran program-program konkret dari pemerintah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar praktik ini tidak berulang. Menurutnya, hanya menyalahkan kondisi ekonomi tanpa memberikan solusi, bukanlah pendekatan yang adil.

“Kalau alasan utama karena ekonomi, ya negara harus hadir dengan program penguatan ekonomi. Harus ada alternatif untuk para ibu dan keluarga yang rentan,” ungkapnya.

Baca Juga:

Napi Lapas Cipinang Kendalikan Prostitusi Online Pelajar, Dijual Rp1,5 Juta

Farhan Pastikan Tak Ada Jual Beli Kursi di SPMB Bandung

Tak hanya soal ekonomi, pendidikan juga disebutnya sebagai faktor kunci. Diana menyoroti banyaknya kasus di mana pelaku penjualan anak justru masih tergolong anak di bawah umur yang hamil di luar nikah dan tidak mendapatkan dukungan dari keluarga maupun lingkungan.

“Kita butuh pendidikan yang kuat. Banyak kasus terjadi karena anak-anak perempuan belum cukup siap secara mental maupun sosial, lalu hamil, ditinggal, dan akhirnya terpaksa menjual bayinya. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal gagal melindungi masa depan,” katanya.

LPA Jawa Barat berharap ada gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, hingga lembaga pendidikan untuk memastikan perlindungan anak benar-benar menyentuh semua lapisan.

“Anak adalah amanah, bukan komoditas. Kita semua bertanggung jawab atas masa depan mereka,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...