Perbandingan Gaji AHY Saat jadi TNI dan Menteri

Gaji AHY
Ini perbedaan gaji AHY dari TNI ke Menteri (foto: Instagram @agusyudhoyono)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kabar bahagia datang dari keluarga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bersama Annisa Pohan, AHY berhasil mendapatkan jabatan Menteri ATR/BPN pada Rabu (21/2/2024) lalu. Bukan hanya jabatan yang berubah namun pada gaji pun berdampak ini perbandingan gaji AHY dari TNI ke Mentri.

Sebelumnya dalam unggahannya, AHY menuliskan caption rasa sukur dan siap mengemban tugas barunya.

“Bismillahirrahmanirrahim..” tulisnya pada Minggu (25/2/2024).

Meskipun masa jabatannya sebagai menteri hanya singkat, AHY resmi dilantik sebagai menteri dalam Kabinet Presiden Jokowi. Namun, kabinet ini akan bubar jika presiden baru terlantik pada tahun 2024.

Meski demikian, AHY tetap mendapatkan pundi-pundi uang melalui jabatannya sebagai menteri.

Gaji yang AHY terima telah teratur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 75/2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Anggota Lembaga Tinggi Negara serta Uang Kehormatan Anggota Lembaga Tertinggi Negara.

Gaji pokok seorang menteri berada di kisaran Rp 5.040.000 per bulan, belum termasuk tunjangan lainnya.

Selain itu, AHY juga mendapatkan tunjangan yang cukup besar sebagai menteri. Tunjangan ini bisa mencapai Rp 13.608.000. Selain itu, AHY juga mendapatkan tunjangan operasional jika melakukan kegiatan dinas sebagai menteri.

BACA JUGA : Sehari jadi Menteri ATR, AHY Diminta Dampingi Jokowi Resmikan Bendungan Lolak

Selain Gaji ini Fasilitas yang AHY Terima

Selain gaji dan tunjangan, AHY juga akan menikmati fasilitas mewah sebagai menteri. Ia akan mendapatkan rumah dinas dan mobil yang akan membantu tugasnya sebagai menteri. Fasilitas ini juga dapat Annisa Pohan, istri AHY, dan putri mereka, Almira nikmati.

Perbandingan gaji dan tunjangan AHY sebagai menteri dengan jabatan sebelumnya juga terlihat.

Sebelum menjadi menteri, AHY berpangkat Mayor saat berdinas di TNI. Gaji yang AHY terima sebagai Mayor lebih kecil daripada dengan gajinya sebagai menteri.

Gaji pokok seorang Mayor berkisar antara Rp 2.856.400 hingga Rp 4.693.900 per bulan, dengan tunjangan sebesar Rp 2.694.000.

Dengan jabatan barunya sebagai Menteri ATR/BPN, AHY tidak hanya mendapatkan penghasilan yang lebih besar, tetapi juga tunjangan dan fasilitas mewah yang akan membantu tugasnya sebagai menteri.

 

 

(Hafidah/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara