Pengamat: Pariwisata Indonesia Lemah Karena Menterinya Tak Paham Konsep Ekosistem

pariwisata indonesia lemah
Menteri Pariwisata, Menpar Widiyanti Putri. (X/widi_wardhana)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengamat pariwisata Azril, menilai kelemahan mendasar sektor pariwisata Indonesia berawal dari ketidakpahaman pemangku kebijakan terhadap konsep ekosistem pariwisata.

Kritik ini ia sampaikan setelah rancangan perubahan Undang-Undang (UU) Kepariwisataan yang telah disusun bersama tim ahli justru ditolak oleh Menteri Pariwisata saat ini yakni Widiyanti Putri.

“Dasarnya adalah pariwisata harus berbasis ekosistem, sustainable, dan community based. Itu prinsip yang juga ditekankan UN Tourism. Sayangnya, menteri sekarang tidak mau mengubah filosofi dasar itu. Beliau hanya ingin revisi kalimat, bukan perubahan substansi,” ujar Azril melansir Bloomberg, Kamis (18/9/2025).

Azril menilai, rancangan UU yang digodok bersama sejumlah pakar dan mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya sebenarnya sudah final sejak periode DPR sebelumnya. Namun, karena pergantian cepat di parlemen, pengesahan tak sempat dilakukan. Justru dokumen tersebut ditolak saat diserahkan kepada menteri baru.

Baca Juga:

Tutut Soeharto Gugat Menkeu Purbaya Usai Dicekal ke Luar Negeri

Catat! DPR Pastikan Bahas RUU Perampasan Aset di Tahun Ini

Azril menekankan bahwa konsep ekosistem pariwisata tidak bisa dilepaskan dari tiga unsur: lingkungan biotik seperti flora dan fauna, lingkungan abiotik berupa tanah, udara, serta mineral, dan unsur manusia termasuk budaya. Konsep ini, katanya, penting untuk memastikan pembangunan pariwisata berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, bukan semata-mata investor.

“Kelemahan kita adalah tidak paham apa itu ekosistem pariwisata. Akibatnya, pembangunan sering mengabaikan daya dukung lingkungan, seperti yang terjadi di kawasan Puncak di mana izin hanya beberapa meter tapi pembangunan meluas berhektar-hektar hingga menyebabkan banjir,” jelas Azril.

Selain itu, rancangan UU Kepariwisataan yang disusun juga memuat kewajiban adanya manajemen risiko dan mitigasi dalam setiap program pembangunan. Bagi Azril, poin-poin tersebut adalah perubahan mendasar yang dibutuhkan, bukan sekadar penyuntingan kalimat.

“RUU ini sudah berkali-kali dibahas dan final, tapi tidak kunjung diketok. Padahal yang dibutuhkan adalah perubahan mendasar, bukan sekadar revisi kalimat,” tegasnya.

Dengan mandeknya pengesahan UU ini, Azril menilai sektor pariwisata Indonesia akan terus menghadapi risiko pembangunan yang mengabaikan keberlanjutan lingkungan serta hak masyarakat lokal yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...