Pengamat Kritisi Istilah ‘Nonaktif’ Anggota DPR, Feri Amsari: Tidak Tercantum dalam UU MD3

Nonaktif DPR
(Tangkap layar/ Instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Istilah ‘nonaktif’ yang menjadi keputusan beberapa partai politik terhadap kadernya yang duduk di kursi DPR memunculkan persoalan

menjadi sorotan publik. Penggunaan istilah nonaktif ini juga dikritisi oleh akademisi sekaligus pengamat politik Feri Amsari

Keputusan itu, menyusul gelombang demonstrasi yang terjadi akhir-akhir ini pada beberapa wilayah di Indonesia.

 Menurut Pakar hukum tata negara, dosen, dan akademikus dari Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menegaskan, istilah pada Fraksi DPR, tidak tercantum dalam Undang-undang (UU) MD3.

Menurutnya, hal itu bukan bagian secara hukum, melainkan keputusan partai untuk merenyikapi dan meredakan situasi saat ini

“Soal penonaktifan, itu kan terminologi yang tidak ditemukan UU MD3 DPR, DPD, DPR, dan MPR. Artinya, tidak bisa dimaknai terminologi itu sebagai tindakan hukum, tetapi tindakan politis,” kata Feri Amsari saat dihubungi Teropong Media, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA: 

Sahroni hingga Nafa Urbach Hanya Nonaktif, dengan Cara Ini Bisa Diberhentikan dari DPR

Namun, kata Feri, pada perspektif lain partai harus mengetahui tindakan yang ditempuh itu, akankah membuat publik merasa puas atau hanya sekedar kondisional.

“Nah, tapi perlu dilihat dan dicatat oleh partai, apakah langkah-langkah itu tepat sasaran. Terutama, publik merasa langkah-langkah itu hanya sekedar meredam, tanpa adanya upaya-upaya untuk memastikan harapan publik terpenuhi,” terangnya.

Untuk diketahui, beberapa partai telah memutuskan penonaktifan kader yang menjadi Fraksi DPR. Adapun itu, Partai Nasdem menyatakan penonaktifan Fraksi DPR, yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach buntut gejolak politik.

Menurutnya, dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat, ternyata ada pernyataan dari wakil rakyat yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat.

“Hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai Nasdem,” ujar Ketua Partai Nasdem Surya Paloh dalam siaran pers, Minggu (31/8/2025)

Kemudian, PAN turut memberhentikan dua kadernya yang menjadi anggota DPR, yaitu Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, dan Surya Utama alias Uya Kuya, seiring demonstrasi tak kondusif.

“PAN meminta masyarakat percaya bahwa Presiden Prabowo akan menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat,” kata Sekretaris Jenderal PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam unggahan video Instagram resmi Partai Amanat Nasional.

Nasib serupa terjadi pada Wakil Ketua DPR RI, Adies Karding. Partai Golkar menonaktifkan Karding dari statusnya sebagai anggota DPR RI.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City