Pengamat Ekonomi UGM Bilang Nasib Energi Terbarukan Tergantung Presiden 2024

subsidi energi
Ilustrasi energi bumi.

Bagikan

JAKARTA.TM.ID: Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai masa depan energi baru terbarukan (EBT) bergantung kepada siapapun pemimpin yang baru tahun 2024.

Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres  2024 yang  terpilih nanti, harus bisa menjawab semua tentang hal itu. Dia harus menentukan soal nasib Indonesia ke depannya.

Fahmy mengatakan, siapa pun presiden terpilih pada 2024  mendatang harus mempunyai concern terhadap dunia dan menjadikan percepatan energi bersih sebagai prioritas programnya.

BACA JUGA: PWI Malut Jadikan PT Tekindo Energi Mitra Strategis dan Beri Apresiasi

“Kalau dari visi dan misi ketiga capres dan cawapres itu semuanya mencantumkan tentang upaya pemerintahan dalam mempercepat energi bersih atau green economy , Salah satunya, mendorong pensiun dini PLTU. Siapapun yang terpilih harus punya concern terhadapa dunia energi itu,” kata Fahmy kepada Teropongmedia.id, Selasa (21/11/2023).

Dia juga menyoroti terkait keputusan PT PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) untuk menunda penghentian operasi PLTU berbasis batu bara hingga 2030, yang alasannya karena terkendala pendanaan.

“Apabila implementasi dari visi dan misi tadi, masalah yang dihadapi dalam pensiun dini adalah dana, sumber dana yang sanat terbatas. Oleh karena itu, saya berharap dengan Presiden yang baru, mereka akan mendorong ketersediaan pendanaan atau sumber dan (bagi pensiun dini PLTU untuk beralih ke EBT) terutama yang berasal dari investor,” ucapnya.

Dia juga berharap presiden terpilih pada 2024 harus menciptakan iklim investasi di sektor EBT secara kondusif. Seperti, dengan mempermudah perizinan berinvestasi, memberi berbagai insentif fisikal hingga mendiskusikan harga jual beli tarif listrik yang baik bagi investor maupun PLN dan masyarakat konsumen.

“ini belum pernah dilakukan, belum pernah dibahas oleh capres dan cawapres, sehingga investor itu menghitung tarif Terbarukan (UUEBT) sebagai dasar dan payung hukum sebagai jaminan kepastian bagi investor.

BACA JUGA: Razman Arif Nasution Berharap Masyarakat Indonesia Tidak Terpecah Gara-Gara Pilpres 2024

“Saya kira itu percepatan yang harus dilakukan oleh presiden terpilih dan ini saya kira harus menjadi prioritas. Jadi visi dan misinya sudah ada, cuma bagaimana implementasi dan realisasinya. Harus ada upaya percepatan-percepatan yang harus dilakukan , sehingga target dari zero emission lewat pensiun dini PLTU dapat dicapai,” ungkapnya.

Laporan wartawan Jakarta : Agus Irawan

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
maling atap rumah
Bagai Ninja, Maling Panik Lari di Atas Atap Rumah Warga!
Nunung Kanker
Komedian Nunung Pulih dari Kanker Payudara, Tetap Rutin Kontrol demi Kesehatan
maung pindad
Tinggal Sertifikasi Maung Pindad Siap Dijual Umum, Berapa Harga yang Cocok?
Heboh! Isu Pertamax Oplosan Bikin Pengendara Beralih ke SPBU Shell
Heboh! Isu Pertamax Oplosan Bikin Pengendara Pilih SPBU Shell
Razia Truk ODOL - Satlantas Polres Majalengka
Satlantas Polres Majalengka Gencar Razia Truk ODOL di Ruas Jalan Cirebon-Bandung
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia

4

Pertamina Bantah Oplos Pertamax, Kejagung: Penyidik Menemukan Tidak Seperti Itu!

5

Kulineran di Bandung? Ini 5 Street Food yang Wajib Kamu Datangi
Headline
KPAI teater maut SMK Padalarang KBB
KPAI Sesalkan Insiden Teater Maut di SMK Padalarang yang Tewaskan Siswa
BRIN Ikan Buta
BRIN Temukan Spesies Baru, Ikan Buta Tanpa Mata di Perut Bumi Karst Klapanunggal Bogor
Pemkot Bandung Bakal Rubah Langkah Pasar Murah Agar Tepat Sasaran
Pemkot Bandung Bakal Rubah Langkah Pasar Murah Agar Tepat Sasaran
55 Rumah Terdampak Pergerakan Tanah Terjadi di Kampung Margamulya Tasikmalaya
90 Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Margamulya Tasikmalaya

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.