Pemkot Bandung Ambil Alih Pengelolaan Sampah Pasar: Lawan Ketimpangan, Lindungi Pedagang Tradisional

Pemkot Bandung Ambil Alih Pengelolaan Sampah Pasar: Lawan Ketimpangan, Lindungi Pedagang Tradisional
Sampah yang Menggunung di Pasar Gedebage Kota Bandung (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah strategis untuk membenahi persoalan sampah di pasar-pasar tradisional. 

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot akan mengambil alih pengelolaan sampah di 37 pasar yang selama ini berada di bawah tanggung jawab PD Pasar atau pihak ketiga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan keadilan bagi para pedagang pasar tradisional yang selama ini kalah bersaing dengan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart.

“Kita ini tidak adil terhadap pedagang. Bagaimana mereka bisa bersaing kalau pasar penuh tumpukan sampah, sementara ritel modern bersih dan rapi,” kata Farhan, Kamis (10/7/2025).

Langkah ini bukan hanya soal kebersihan, melainkan soal keadilan ekonomi. Menurutnya, kondisi pasar tradisional yang kumuh telah menjadi hambatan serius bagi pedagang kecil dalam menarik konsumen dan bersaing secara sehat.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Pastikan Revitalisasi Teras Cihampelas Bakal Tetap Berlanjut

Bangunan Nakal Disegel, Pemkot Bandung Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran di KBU!

Farhan mencontohkan, pengambilalihan pengelolaan sampah sudah mulai dilakukan di beberapa lokasi, seperti Pasar Astanaanyar dan Pasar Gedebage. 

Dalam skema baru ini, pengelolaan tidak lagi diserahkan ke pengelola pasar atau perusahaan swasta, melainkan langsung ditangani oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bawah DLH.

“Siapapun sebelumnya yang mengelola—PT Ginanjar, PT Nanaonna, atau lainnya semua akan kita evaluasi dan ambil alih secara bertahap,” ucapnya.

Kendati demikian, PD Pasar Bandung tetap dilibatkan sebagai mitra kerja, meskipun kewenangan pengelolaan sampah akan dipisahkan secara hukum untuk mencegah konflik kepentingan atau intervensi politik.

“Nanti DLH yang tunjuk UPT dan BLUD-nya. Tapi kerja sama tetap melalui PD Pasar. Sistemnya akan dibuat dengan sekatan hukum yang jelas,” ujarnya

Farhan juga menegaskan Pemkot Bandung tidak akan ikut campur dalam urusan teknis kerja sama pengelolaan yang dilakukan oleh PD Pasar.

“Misalnya saya bilang ke PD Pasar, ‘Kerja sama dengan PT ini atau jangan perpanjang yang itu,’ itu nggak boleh. Kalau begitu, saya sudah masuk ke ranah kepentingan. Saya tidak akan lakukan itu,” ungkapnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Bandung dalam merevitalisasi pasar tradisional menjadikannya ruang usaha yang bersih, tertib dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.

Dengan pengelolaan sampah yang lebih profesional dan terstandar, Farhan berharap kondisi fisik dan citra pasar tradisional akan membaik, yang pada akhirnya meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan pedagang.

“Pasar bukan hanya soal transaksi, tapi juga soal kepercayaan. Kalau bersih dan nyaman, pembeli akan datang. Dan itu yang sedang kita bangun,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City